Capaian CKG Tangsel 53 Persen, Andra Soni dan Benyamin Dorong Skrining Kesehatan Diperluas

3 Menit Baca

TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id – Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, capaian CKG di Tangsel telah mencapai 53 persen dari total sekitar 1,4 juta penduduk.

Perkembangan tersebut menjadi perhatian Gubernur Banten Andra Soni yang secara langsung meninjau pelaksanaan CKG di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (31/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Andra didampingi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk memastikan program pemeriksaan kesehatan gratis berjalan optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Andra Soni mengatakan, pemerintah tidak ingin pelaksanaan CKG hanya berorientasi pada pencapaian angka atau target nasional. Menurutnya, tujuan utama program tersebut adalah memastikan sebanyak mungkin masyarakat Banten mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

Baca Juga :  Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Lepas Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

Ia menilai meningkatnya partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan mulai tumbuh. Di Tangsel, misalnya, capaian yang sebelumnya berada di angka 47 persen kini telah meningkat menjadi 53 persen.

Secara keseluruhan, pelaksanaan CKG di Provinsi Banten telah menjangkau sekitar 6,4 juta warga. Capaian tersebut telah melampaui standar nasional yang berada di angka 46 persen. Meski demikian, Andra meminta pelaksanaan CKG tetap digencarkan hingga akhir tahun agar semakin banyak masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan.

Bagi Andra, keberhasilan program tidak semata-mata diukur berdasarkan persentase capaian. Hal yang lebih penting adalah memastikan masyarakat benar-benar menjalani pemeriksaan dan mendapatkan tindak lanjut apabila ditemukan indikasi penyakit.

Hasil skrining, lanjutnya, akan ditindaklanjuti dengan pelayanan medis sesuai kebutuhan. Beberapa penyakit yang banyak terdeteksi melalui pemeriksaan tersebut antara lain hipertensi, diabetes, dan tuberkulosis (TBC). Khusus untuk kasus TBC, penanganan tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat.

Baca Juga :  Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Benyamin: Layani Masyarakat dengan Hati, Sepenuh Hati dan Hati-Hati

Andra juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyakit yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pemerintah telah menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat, baik melalui puskesmas maupun rumah sakit.

Dukungan terhadap pelaksanaan CKG juga disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Banten terhadap kesehatan masyarakat Tangsel sekaligus mengajak warga untuk memanfaatkan program tersebut.

Benyamin menyebut capaian CKG di Tangsel kini telah mencapai 53 persen dari total sekitar 1,4 juta penduduk. Ia berharap warga yang telah mengikuti pemeriksaan turut mengajak keluarga, kerabat, maupun tetangga untuk melakukan skrining kesehatan.

Baca Juga :  Barisan 8 Center Resmi Dilantik, Riza Patria Apresiasi Peran Andrio Kaisario di Pemenangan Prabowo

Menurutnya, pemeriksaan sejak dini penting dilakukan agar berbagai keluhan maupun potensi penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya dapat segera dilakukan.

Benyamin juga memastikan masyarakat tidak perlu takut mengikuti CKG. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan akses pemeriksaan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara mudah dan tanpa biaya.

Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota terus mendorong agar CKG menjangkau lebih banyak warga. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Banten.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini