Pasca Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Pelayanan Perpajakan Tetap Berjalan

3 Menit Baca

Jakarta, katamedia.co.id –  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pelayanan perpajakan tetap berjalan setelah kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Kepastian tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat meninjau langsung lokasi kejadian pada Minggu (9/8/2026).

Rano mengatakan, pelayanan perpajakan tidak terganggu karena data perpajakan DKI Jakarta telah didukung sistem pencadangan digital. Pemprov DKI juga tetap menempatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan 10 personel di lokasi untuk memastikan kondisi gedung tetap aman selama proses penanganan pascakebakaran.

Selain berdampak pada fasilitas gedung, kejadian tersebut membuat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah instansi yang berkantor di gedung tersebut harus menyesuaikan pola kerja. Mereka sementara menjalankan aktivitas melalui skema bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian maupun memanfaatkan kantor pemerintahan lainnya.

Baca Juga :  Penanganan Stunting, Pj Gubernur Banten Berikan Nutrisi Tambahan Pada Balita

Kebakaran juga berdampak pada ruang pengendalian lalu lintas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang berada di lantai 16. Sebagai langkah pemulihan, Pemprov DKI menyiapkan pemindahan dashboard CCTV dan Command Center ke Pusat Data dan Informasi di kawasan MT Haryono.

Selama proses pemindahan dan pemulihan berlangsung, pengaturan lalu lintas di sejumlah titik akan dilakukan secara manual. Petugas Dishub akan ditempatkan di persimpangan prioritas yang dinilai berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

Rano menegaskan keselamatan penghuni gedung menjadi perhatian utama dalam penanganan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak terdapat korban jiwa akibat kebakaran.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Santri Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan

“Dishub DKI Jakarta akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan. Keselamatan penghuni gedung menjadi prioritas utama. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Rano.

Sementara itu, satu orang yang sempat berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, untuk memperoleh penanganan medis.

Api sempat kembali muncul di lantai 8 sekitar pukul 09.50 WIB setelah sebelumnya berhasil dilokalisasi petugas sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas kembali melakukan pemadaman dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 10 menit. Seluruh operasi penanganan kebakaran kemudian dinyatakan selesai pada pukul 12.05 WIB.

Baca Juga :  KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi, Andra Soni Siap Perkuat Implementasi di Banten

Terkait penyebab kebakaran, Rano menyebut proses penyelidikan masih berlangsung. Berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16. Garis polisi telah dipasang di lokasi, serta proses penyelidikan selanjutnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk memastikan penyebab kebakaran,” pungkasnya.

Humas Pemprov DKI

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini