Raih Predikat TP2DD Terbaik, Tangsel Jadi Acuan Transformasi Keuangan Daerah

2 Menit Baca

CIPUTAT, katamedia.co.id – Pemerintah Kota Tanjungbalai melakukan kunjungan kerja ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mempelajari strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis digitalisasi. Kunjungan tersebut menjadi ajang studi komparatif antarpemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan dan inovasi pelayanan publik.

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengatakan, prestasi Kota Tangsel sebagai peraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terbaik menjadi salah satu alasan utama pihaknya melakukan studi komparatif.

Menurutnya, keberhasilan Tangsel dalam mengoptimalkan potensi daerah melalui sistem digital dapat menjadi referensi bagi Kota Tanjungbalai dalam meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperbaiki pelayanan publik.

Baca Juga :  Kelas Kreatif Khalsa dan Viva Cosmetics Ajak PKK Belajar Makeup Bersama

“Kami mendapat banyak gambaran bagaimana sistem yang ada di Kota Tangsel dan ini bisa diaplikasikan di Kota Tanjungbalai. Alasannya adalah Tangsel itu TP2DD-nya terbaik se-Indonesia. Kedua, optimalisasi potensi yang ada,” ujar Fadly saat kunjungan di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Selasa (19/05/2026).

Ia menjelaskan, di tengah perkembangan teknologi informasi, optimalisasi PAD tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga bagaimana membangun sistem pelayanan yang mudah diakses masyarakat, meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan digital, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Baca Juga :  Leony Soroti Anggaran Konsumsi Rapat Rp60 Miliar, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Beri Penjelasan

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik berbasis digital guna memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan.

“Sekarang segala pelayanan harus dilakukan dari rumah. Karena orang-orang semakin sibuk, padat kegiatannya. Ibu rumah tangga pun punya pekerjaan lain, misal jualan online dan lain sebagainya sambil mengurus anak,” tutur Pilar.

Ia menambahkan, sistem pembayaran dan administrasi daring terus dikembangkan agar dapat diakses masyarakat dari mana saja, seiring tingginya mobilitas warga perkotaan.

Baca Juga :  Ikatan Notaris Indonesia Gelar Puncak HUT ke-118 di Tangerang Banten

Transformasi digital yang diterapkan Pemerintah Kota Tangsel tersebut rencananya akan diadopsi Pemerintah Kota Tanjungbalai, khususnya dalam sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah berbasis digital.

Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan PAD sekaligus mendorong percepatan inovasi layanan publik yang lebih modern, efektif, dan efisien di Kota Tanjungbalai.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini