Pelaku Woodball Kota Tangsel Buka Lapangan Olah Raga Baru

4 Menit Baca

Kota Tangsel – Katamedia.co.id | Penghobby atau Pelaku Woodball Muhammad Yusuf, SH memberikan ijin kepada inisiator menggunakan lapangan baru untuk latihan olahraga woodball Kelurahan Rawa Buntu, disela-sela acara pembersihan pembabatan rumput liar, agar lapangan olahraga Woodball dapat dipergunakan oleh para atlet latihan, terutama pada sore hari.

”Kami sangat bangga dan bahagia ada jenis olahraga baru yang akan terus dikembangkan di Kota Tangerang dan juga Kota Tangsel, semoga kelak akan lahir atlet-atlet muda woodball yang mumpuni dan terlatih dari Kota Tangerang dan Kota Tangsel saat ini,” ujar Muhammad Yusuf, SH Sambil menyeka keringat yang terus mengalir.

M. Yusuf, SH yang juga sebagai Penghobby Woodball, memberi izin lahan Fasos/ Fasum selaku Wakil Rw 014 Berlokasi di Perumahan Kencana Loka BSD, Jalan Pending Kencana C2 No.7 Rawa Buntu Serpong Tangerang Selatan.

“Saya ikut mendukung dan merasa sangat senang serta bangga dengan adanya olahraga jenis baru ini,” ucapnya, fasos dan fasum Perumahan BSD seluas -+6000 M2 yang dikelolanys siap dijadikan lapangan untuk latihan Woodball para penghoby di usia gaek maupun atlet prestasi.

Baca Juga :  Jakarta Electric PLN Lanjutkan Tren Positif di PLN Mobile Proliga 2025 Seri Surabaya

Dalam pengenalan lapangan olah raga jenis baru atau woodball di Kelurahan Rawa Buntu Kota Tangerang Selatan, juga di ikut sertakan Nana Suprijatna, Syeh Muhammad Joesof Drs, Ade Jamaludin, B.Sc (Sek. Woodball Pengcab Kota Tangerang), Asep Supriatna, Ende, Ely Kusuma (mantan Atlet Volly Ball Kota Tangsel saat ini mejadi penghoby woodball) serta pendamping khusus Edward AN yang kini aktif di Kota Tangerang.

Saat mereka diikut sertakan melihat pembuatan lapangan ini yang masih tahap persiapan pemotongan rumput, pembersihan, pembuatan garis dan kelengkapan lainnya dengan gate sebanyak 12 lapangan bertanding.

“Lapangan ini dapat untuk dipermainkan agar layak dipergunakan mendekati standar lapangan woodball yang sesuai ketentuan namun sebagian kondisi tanah ada yg meliuk dan menggunung lapangan dibuat sedemikian rupa sebagai bentuk tantangan para pemain woodball,” sebutnya.

Baca Juga :  Jakarta Electric PLN Berjaya di Proliga 2025 Seri Malang, Raih Kemenangan Sempurna

“Lapangan ini juga bertujuan untuk sarana silaturrami sesama penghoby woodball,” tambah M. Yusuf, SH yang diaamiinkan oleh para penghobby woodball dilapangan.

Disisi lain pengurus juga menetapkan woodball sebagai olah raga baru yang akan diikutkan dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) mendatang.
“Tim Woodball ini terus melakukan latihan untuk menghadapi event tersebut,” ucap Ade Jamaludin, sekretaris cabor woodball Kota Tangerang.

Woodball merupakan olah raga baru yang terdaftar masuk dalam KONI, olahraga ini mulai di kenal beberapa tahun lalu dan belum lama resmi masuk ke KONI.

“Belum semua masyarakat memahami olah raga ini, karena tergolong baru. Kini baru ada Kabupaten dan Kota di Banten, yang mengikuti latihan olah raga,” kata Ade Jamaludin, yang didampingi oleh Syeh Muhamad Jorsouf, Drs waktu mengikuti Latihan Woodball di lapangan yang bersebelahan dengan Taman Kota Tangsel, Minggu (30/7/2023).

Baca Juga :  Peparpeda IX 2026, Andra Soni Apresiasi Atlet Paralimpik sebagai Generasi Hebat dan Inspiratif

Untuk diketahui, prinsip permainan woodball mirip dengan permainan golf, permainan tersebut dilaksanakan pada lapangan terbuka, setiap lapangan idealnya terdiri dari 12 fairway.

Dalam setiap fairway terdapat start area dan gate area, setiap pemain memukul bola dari start area hingga ke gate area sampai memasukkan bola.

Setiap pukulan dihitung dan diakumulasiakan dengan pukulan fairway lain dan juaranya dilihat dari permainan yang paling kecil scornya.

Permainan woodball ini menggunakan malet (pemukul), bola dan gate (gawang) yang semuanya terbuat dari kayu, alat permainan kayu ini sudah banyak diperjual belikan di toko olah raga.

Penulis : EDWARD. AN.

Bagikan Artikel Ini