Waspadai Influenza A, Pemkot Tangsel Perkuat Deteksi Dini

4 Menit Baca

TANGSEL, katamedia.co.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat langkah deteksi dini terhadap potensi penularan Influenza A di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan meningkatkan pemantauan dan surveilans di fasilitas pelayanan kesehatan.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta masyarakat tetap tenang menyikapi adanya temuan kasus Influenza A. Meski demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan dengan menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Benyamin mengatakan, masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus melalui Dinkes dan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Yang penting masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik. Kita terus melakukan pemantauan melalui Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Masyarakat juga harus menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala,” ujar Benyamin, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga :  Andika Hazrumy Berterima Kasih Telah Diamanahi Sebagai Wagub Banten

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap perkembangan kasus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut ditujukan agar setiap perubahan kondisi dapat diketahui sedini mungkin dan segera ditindaklanjuti.

“Kita terus melakukan surveilans dan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan. Jadi, kalau ada perkembangan kasus, bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti,” kata Benyamin.

Kepala Dinkes Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar menuturkan, Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang dapat menular melalui percikan droplet dari orang yang terinfeksi ketika batuk, bersin, maupun berbicara.

Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan menerapkan upaya pencegahan, terutama ketika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan.

Berdasarkan laporan Sentinel ILI Puskesmas Serpong 1 melalui aplikasi New Alla Record (NAR), sebanyak delapan kasus Influenza A terkonfirmasi pada periode Agustus hingga September 2026.

Baca Juga :  Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia Kembali Dibuka, Wagub Dimyati Sebut Jadi Inspirasi bagi Generasi Muda

Rinciannya, satu kasus ditemukan pada 19 Agustus, kemudian tiga kasus pada 1 September, dua kasus pada 14 September, dan dua kasus lainnya pada 15 September 2026. Sampel pemeriksaan tersebut dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta.

Seluruh pasien yang terkonfirmasi positif mengalami gejala yang sesuai dengan indikator Influenza Like Illness (ILI). Gejala tersebut meliputi demam dengan suhu 38 derajat Celsius atau lebih, batuk, pilek, serta sakit tenggorokan.

Selain delapan kasus Influenza A tersebut, Dinkes Tangsel mencatat 256 kasus ILI melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) pada minggu ke-36.

Allin menegaskan, angka 256 kasus ILI tersebut tidak bisa langsung dikategorikan sebagai kasus Influenza A. Menurutnya, ILI merupakan kondisi dengan gejala yang menyerupai influenza dan dapat disebabkan oleh berbagai virus, termasuk Influenza tipe A, B, maupun C.

“Pemantauan akan terus dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas. Kami juga memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan lintas sektor untuk melihat perkembangan kasus secara lebih dini,” ujar Allin.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Siap Perangi Penyalahgunaan Narkoba

Ia menambahkan, surveilans terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kasus sekaligus mengantisipasi kemungkinan peningkatan penularan di masyarakat.

Allin juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi mengenai kesehatan yang belum terverifikasi. Informasi terkait Influenza A diharapkan diperoleh dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Kenali gejalanya, lakukan pencegahan, dan segera periksa apabila kondisi kesehatan membutuhkan penanganan,” tuturnya.

Pemkot Tangsel memastikan pemantauan akan terus dilakukan melalui jaringan fasilitas kesehatan. Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini