Tinawati Andra Soni Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Kerajinan Rajut

3 Menit Baca

SERANG BANTEN, katamedia.co.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong perempuan untuk mengembangkan usaha kerajinan rajut sebagai salah satu peluang ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Tinawati saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan Wirausaha Baru Membuat Kerajinan Tangan dari Benang Rajut yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten di Kampung Tanjung Udik, Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (19/5/2026).

Menurut Tinawati, perempuan dan generasi muda merupakan kelompok potensial dan produktif yang dapat berperan besar dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui keterampilan dan kreativitas. Karena itu, pelatihan merajut dinilai penting untuk mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang kreatif dan mandiri.

Baca Juga :  Tinawati Andra Soni Imbau Warga Sediakan APAR, Antisipasi Kebakaran Rumah Tangga

“Artinya kita dorong juga para ibu rumah tangga untuk dapat membersamai anak-anak di rumah terkait kegiatan-kegiatan yang positif,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan kelompok usaha baru yang nantinya dapat dibina lebih lanjut, baik dari sisi peningkatan mutu maupun kualitas produk agar mampu bersaing di pasar.

Tinawati juga menilai pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 di Provinsi Banten akan menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha kreatif, termasuk industri kerajinan rajut rumahan.

Baca Juga :  Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Wujudkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

“PON 2032 yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten membuka peluang terbaik bagi para pelaku usaha seperti ibu rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Banten Iwan Hermawan mengatakan produk rajutan merupakan salah satu hasil Industri Kecil Menengah (IKM) yang memiliki potensi pasar cukup baik di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.

“Sehingga akan terus tumbuh. Meskipun tidak semua peserta nantinya menekuni kegiatan ekonomi kreatif, beberapa di antaranya akan berkembang seiring berjalannya waktu,” ujarnya.

Ia berharap keterampilan merajut dapat menjadi kegiatan produktif yang membantu meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif baru di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni : Alhamdulillah Langsung Bisa Berangkat

“Alhamdulillah, hari ini luar biasa karena Ibu Tinawati Andra Soni hadir langsung memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat, bahkan ikut serta dalam pelatihan merajut,” katanya.

Sebagai informasi, Saung Rajut Banten (Saraba) merupakan komunitas sekaligus pusat kerajinan dan kursus merajut di Kota Serang yang fokus pada program pemberdayaan perempuan. Komunitas tersebut menghasilkan berbagai kerajinan khas Banten, mulai dari tas, sarung bantal, aksesori bayi hingga kipas rajut yang kerap dipamerkan dalam berbagai kegiatan Dekranasda Provinsi Banten.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini