Momen Haru Pelepasan Kloter Pertama Jamaah Haji Banten 1446 H

3 Menit Baca

KOTA SERANG – Musim haji 1446 Hijriah resmi dimulai untuk Provinsi Banten. Sebanyak 393 jamaah haji asal Kota Tangerang dilepas secara simbolis oleh Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, di halaman Masjid Raya Al Azhom, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kamis (1/5/2025).

Mereka tergabung dalam Kloter 02 JKG yang menjadi kloter pertama dari Banten yang diberangkatkan menuju Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Dalam suasana haru dan khidmat, prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada Petugas Haji Daerah (PHD), penyematan syal kepada perwakilan jamaah, serta pengangkatan pataka Kota Tangerang.

Baca Juga :  Mobil Truk Bak Terbuka Terperosok Ke Dalam Saluran Got Di Serpong

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, secara resmi saya nyatakan jamaah haji Kloter 02 JKG Kota Tangerang dilepas,” ujar Dimyati yang disambut isak haru dan doa dari keluarga yang mengantar.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten menekankan bahwa keberangkatan haji bukanlah perjalanan biasa, melainkan panggilan suci dari Allah SWT.

“Mereka adalah tamu-tamu pilihan Allah. Tidak semua orang yang punya harta atau kekuasaan bisa menunaikan haji. Maka bersyukurlah, ini adalah panggilan yang tak semua orang dapatkan,” tegas Dimyati.

Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga keikhlasan niat dan fokus pada esensi ibadah.

“Ibadah haji bukan untuk belanja oleh-oleh atau sekadar wisata religi. Niatkan semata karena Allah. Jaga kekompakan, banyak bersabar, dan kendalikan diri dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah,” pesannya.

Baca Juga :  Gubernur Andra Soni Lepas 990 Peserta Program Mudik Gratis Pemprov Banten

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur haji di Provinsi Banten.

Ia menyayangkan jamaah masih harus diberangkatkan melalui Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, karena Asrama Haji Cipondoh yang berada di Kota Tangerang belum dapat difungsikan secara optimal.

“Ini menjadi catatan penting. Ke depan, saya berharap seluruh jamaah haji asal Banten bisa diberangkatkan langsung dari Asrama Haji Cipondoh. Ini akan memangkas jarak dan memberi kenyamanan lebih bagi jamaah,” ungkapnya.

Wagub juga menyoroti pentingnya menjaga stamina dan kesehatan selama menjalankan ibadah di tanah suci.

“Konsumsi makanan bergizi, atur waktu istirahat, dan jangan terlalu memaksakan diri. Ibadah membutuhkan fisik yang kuat dan mental yang tenang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni: Berupaya Optimalkan Pendapatan

Kepada para petugas haji daerah, ia berpesan untuk memberikan pelayanan terbaik.

“PHD harus hadir sebagai pendamping yang melayani, bukan dilayani. Pastikan seluruh jamaah mendapat perhatian, terutama lansia dan yang memiliki kebutuhan khusus,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Dimyati mendoakan seluruh jamaah agar diberi kelancaran dalam menjalankan rukun dan wajib haji, serta pulang ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat.

“Semoga bapak ibu semua kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. Itu tujuan utama kita semua,” tutupnya.

Pelepasan kloter pertama ini menjadi simbol dimulainya rangkaian ibadah haji tahun 1446 H dari Provinsi Banten, sekaligus momentum refleksi untuk memperkuat pelayanan, infrastruktur, dan pembinaan ibadah yang lebih baik ke depan. (***)

Bagikan Artikel Ini