Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Wujudkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

3 Menit Baca

Tangerang, katamedia.co.id – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak seluruh Bunda PAUD kabupaten dan kota se-Provinsi Banten memperkuat komitmen mewujudkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Tinawati saat menghadiri Refleksi Peran Bunda PAUD dalam Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di The Grantage Hotel & Sky Lounge BSD City, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/5/2026).

Menurut Tinawati, pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa. Pada fase usia dini, perkembangan otak anak berlangsung sangat cepat dan menjadi dasar pembentukan karakter, kemampuan belajar, serta kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Baca Juga :  Jelang Operasi Ketupat Musi 2026, Polres Musi Banyuasin Tangkap Dua Pengedar Sabu

“Pendidikan anak usia dini merupakan landasan utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Tinawati.

Ia menegaskan, pemerintah telah menetapkan kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai bagian dari program Wajib Belajar 13 Tahun. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh anak usia 5–6 tahun mendapatkan layanan pendidikan prasekolah yang berkualitas sebelum memasuki pendidikan dasar.

Namun demikian, Tinawati mengakui implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya masih rendahnya angka partisipasi sekolah usia dini di beberapa daerah di Provinsi Banten serta belum meratanya akses layanan PAUD bagi seluruh anak.

Baca Juga :  Hari Anak Nasional di LPKA Tangerang, Suasana Haru Iringi Pembacaan Puisi Anak Binaan

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya peran Bunda PAUD di tingkat kabupaten dan kota untuk hadir di tengah masyarakat membangun kesadaran pentingnya pendidikan anak usia dini.

“Menggerakkan kepedulian bersama dan memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh layanan pendidikan usia dini,” katanya.

Tinawati juga mengungkapkan, sepanjang 2025 pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Di antaranya melalui pertemuan antar Bunda PAUD provinsi dan kabupaten/kota, berbagi praktik baik advokasi PAUD, hingga seminar dan diskusi kelompok mengenai pembelajaran mendalam PAUD.

Baca Juga :  Tinawati Andra Soni Tekankan Pentingnya Edukasi Menopause bagi Kesehatan Perempuan

Ia optimistis berbagai langkah tersebut dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Provinsi Banten.

Tinawati turut mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa dan kelurahan hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung layanan PAUD yang berkualitas, merata, inklusif, dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah ini sebagai gerakan bersama, gerakan cinta anak, dan gerakan masa depan Banten menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini