Purnawirawan Polri Dukung Penegakan Hukum, Minta Soliditas Institusi Tetap Terjaga

5 Menit Baca

JAKARTA, katamedia.co.id – Persatuan Purnawirawan (PP) Polri menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto dalam menindak dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan sejumlah oknum anggota kepolisian. Para purnawirawan juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tetap terpelihara.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi antara pengurus PP Polri dan Kapolri di Lobby Utama Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Dalam pertemuan itu, Kapolri didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri. Sementara rombongan PP Polri dipimpin langsung Ketua Umum Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., bersama jajaran pengurus dan sejumlah purnawirawan.

Kapolri menyambut baik kehadiran para seniornya tersebut. Ia menilai dukungan dan masukan dari para purnawirawan merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan institusi kepolisian, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.

Menurut Kapolri, penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal, pengambilan data elektronik, serta akses ilegal yang menyeret sejumlah oknum anggota Polri harus dipandang sebagai proses penegakan hukum.

Ia menegaskan, penanganan perkara tersebut tidak berkaitan dengan persaingan ataupun kepentingan tertentu di lingkungan internal kepolisian.

Kapolri menekankan bahwa langkah hukum yang dilakukan bertujuan menjaga kehormatan institusi sekaligus memastikan Polri tetap menjalankan fungsi pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Raksasa Baja Asal Tiongkok Lirik Banten, Krakatau Steel Siapkan Lahan 2.000 Hektare

“Kami ingin Polri tetap solid dan tetap menjadi sandaran masyarakat. Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apa pun. Ini murni untuk kebaikan institusi Polri yang kita cintai dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Kapolri juga meminta seluruh jajaran kepolisian di berbagai daerah agar tidak terpengaruh oleh dinamika yang berkembang. Seluruh personel diminta tetap menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat kehadiran polisi melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PP Polri Bambang Hendarso Danuri mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dan melakukan koordinasi sejak mengetahui adanya persoalan tersebut.

Sebelum bertemu Kapolri, PP Polri juga telah memperoleh penjelasan dari Wakapolri yang mendapat penugasan untuk menyampaikan perkembangan penanganan perkara.

Bambang mengakui para purnawirawan merasa prihatin atas kejadian tersebut. Namun, ia memberikan apresiasi terhadap keberanian Kapolri dalam mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang diduga terlibat tindak pidana.

Baca Juga :  Wamenkop dan Andra Soni Hadiri Pengukuhan Dekopinwil Banten, Perkuat Sinergi Gerakan Koperasi

Menurutnya, penindakan tersebut tidak seharusnya dimaknai sebagai pertentangan antara pejabat yang sedang menjabat dengan mantan pimpinan Polri. Persoalan yang terjadi harus ditempatkan dalam kerangka penegakan hukum terhadap dugaan perbuatan pidana.

“Apa yang disampaikan Bapak Kapolri kepada kami bahwa ini bukan persaingan antara Kapolri dan mantan Kapolri. Ini murni ada peristiwa pidana yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota Polri. Dengan kejelian dan keberanian Bapak Kapolri, beliau melakukan tindakan tegas,” ungkap Bambang.

Ia menilai ketegasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki institusi dan menjaga kehormatan Korps Bhayangkara. PP Polri pun menyatakan dukungan terhadap kebijakan pembenahan yang dilakukan Kapolri bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri.

Dalam audiensi tersebut, para purnawirawan turut menyampaikan tujuh pesan moral sebagai bahan masukan bagi Kapolri dan jajaran. Pesan tersebut menitikberatkan pada pentingnya menjaga kekompakan, memperkuat profesionalisme, serta mempertahankan komitmen Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PP Polri juga mengapresiasi penguatan koordinasi dan kerja sama yang dibangun kepolisian dengan TNI, kementerian, lembaga, serta berbagai instansi terkait dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Selain itu, Bambang menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian.

Baca Juga :  Kodam IX/Udayana Jadi Lokasi Latihan Strategi Sesko TNI Hadapi Ancaman Kontemporer

Dalam kesempatan yang sama, ia turut menyinggung tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang disebut telah mencapai 80 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai kebijakan dan upaya institusi dalam mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Ini merupakan sesuatu yang luar biasa yang dilakukan oleh Bapak Kapolri dan seluruh jajaran. Kami mendukung kebijakan Bapak Kapolri dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, sehingga kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat sangat dirasakan keberadaannya,” tuturnya.

Bambang berharap seluruh personel Polri terus menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan bahwa setiap anggota kepolisian harus mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus penegak hukum yang menjunjung tinggi keadilan.

Melalui pertemuan tersebut, PP Polri menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan moral serta masukan konstruktif bagi institusi kepolisian.

Dukungan para purnawirawan diharapkan dapat memperkuat persatuan internal Polri, mendorong pembenahan organisasi, serta menjaga kepercayaan publik. Di sisi lain, seluruh jajaran kepolisian diharapkan tetap fokus menjalankan tugas dan hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

*Humas Mabes Polri*

Bagikan Artikel Ini