Program MBG di Banten Sasar Pemenuhan Gizi Anak Secara Berkelanjutan

3 Menit Baca

SERANG, katamedia.co.id  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperkuat dukungannya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Banten Andra Soni saat menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jakarta Wilayah Jakarta-Banten, Ida Wahyuni, beserta jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (4/8/2026).

“Di daerah sangat mendukung Program MBG. Sebagai kepala daerah kami ikut yang terbaik untuk program ini. Kami bukan berpikir kami mendapat apa, tetapi apa yang bisa kami bantu,” ungkap Andra Soni.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Banten telah menyiapkan Pusat Informasi dan Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis Provinsi Banten. Fasilitas tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif.

Baca Juga :  Groundbreaking Pabrik Munisi PT Pindad di Batulicin, Menhan Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan

Menurut Andra Soni, pemerintah daerah akan menjalankan peran sesuai kewenangannya melalui koordinasi, fasilitasi, dan pengawasan, tanpa terlibat dalam aspek operasional program. Ia menilai pengawasan menjadi bagian penting agar kebijakan yang telah disusun dapat diimplementasikan secara optimal.

“Kami pastikan tidak akan ikut dalam konteks operasional. Tetapi kami akan menjalankan tugas dan fungsi kami untuk memastikan keterlancaran program. Sebaik apa pun kebijakan, pengawasan tetap diperlukan agar implementasinya berjalan dengan baik,” katanya.

Andra Soni juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan utama Program MBG. Menurutnya, program tersebut bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi bertujuan memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak-anak sebagai investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Hewan Kurban Presiden Prabowo dan Gubernur Disambut Antusias Warga di Kreo Tangerang

“Ini bukan program makan enak atau banyak gratis, tetapi Program Makan Bergizi. Yang ingin kita capai adalah pemenuhan gizi yang seimbang bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini lebih dari tiga juta masyarakat di Provinsi Banten telah merasakan manfaat Program MBG. Karena itu, sinergi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program semakin efektif dan informasi yang diterima masyarakat semakin jelas.

Sementara itu, Kepala KPPG Jakarta Wilayah Jakarta-Banten Ida Wahyuni mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemprov Banten terhadap pelaksanaan Program MBG.

Baca Juga :  Penertiban Situ Gintung Tunggu Rapat Bersama BBWSCC

“Dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap pelaksanaan program ini sangat luar biasa. Sejak kami bertugas, kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Banten,” katanya.

Ida menjelaskan, saat ini terdapat 1.403 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Banten yang telah melayani 3.397.020 penerima manfaat. Selain itu, proses pemenuhan Sertifikat Layak Higienis (SLHS) bagi SPPG terus berjalan dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional juga tengah melakukan pembaruan data penerima manfaat sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, akurasi data, dan transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Kita juga terus melakukan evaluasi pendataan penerima manfaat program MBG,” paparnya.

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini