Kabupaten Tangerang, katamedia.co.id – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi komitmen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang dalam melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya yang dilakukan Percasi melalui turnamen rutin dan pengembangan sekolah catur menjadi langkah strategis untuk mencetak atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri kegiatan Ngeround Catur 2026 yang digelar Percasi Kabupaten Tangerang di Dapur Nusantara, Jalan Rumah Kayu Goen Nomor 9, Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Dimyati menegaskan bahwa catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang mampu melatih kecerdasan, strategi, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan. Melalui catur, seseorang belajar fokus, membaca situasi, mengukur langkah dengan matang, dan mencari solusi atas setiap tantangan yang dihadapi.
“Di catur tidak ada kata menyerah, tetap semangat. Catur juga menjadi ajang silaturahmi, ajang pertemanan serta menghilangkan stres. Kalau sudah catur lupa waktu,” ujar Dimyati.
Wagub Banten juga memberikan apresiasi kepada Percasi Kabupaten Tangerang yang secara konsisten menyelenggarakan turnamen dan kompetisi setiap bulan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk meningkatkan kemampuan para pecatur sekaligus mencari bibit-bibit unggul yang berpotensi menjadi atlet berprestasi di masa depan.
Ia menilai perkembangan olahraga catur saat ini cukup menggembirakan, terutama dengan mulai tumbuhnya sekolah-sekolah catur yang menarik minat anak-anak untuk belajar sejak dini. Dengan dukungan Percasi dan para orang tua, Dimyati berharap akan lahir lebih banyak atlet nasional bahkan grandmaster dari Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten.
“Mudah-mudahan tumbuh bibit unggul dari kebiasaan para orang tua yang membiasakan catur dan anak-anaknya ikut main catur,” katanya.
Selain membentuk kemampuan berpikir strategis, Dimyati menambahkan bahwa catur juga mengajarkan pentingnya membangun hubungan sosial dan memperluas pergaulan. Menurutnya, olahraga ini menjadi sarana yang efektif untuk mempererat persahabatan dan membangun karakter yang terbuka.
“Catur mengajarkan pertemanan itu penting. Kita tidak boleh sendiri, berteman agar tidak tertutup atau terjebak,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Percasi Kabupaten Tangerang Hendra mengatakan bahwa kegiatan Ngeround Catur 2026 diikuti oleh para ketua klub catur yang tergabung dalam Percasi Kabupaten Tangerang. Kehadiran Wakil Gubernur Banten menjadi motivasi bagi para pengurus dan pecinta catur untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah.
Menurut Hendra, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang rutin dilaksanakan Percasi Kabupaten Tangerang guna menyediakan ruang kompetisi bagi para pecatur sekaligus mendorong munculnya generasi baru pecatur berprestasi.
“Ini menandakan bahwa catur semakin diperhatikan. Tidak hanya dimainkan di pangkalan ojek atau terminal,” ujarnya.
Saat ini, Percasi Kabupaten Tangerang memiliki 28 klub catur mandiri yang aktif melakukan pembinaan. Setiap bulan, Percasi juga rutin menggelar Liga Percasi Kabupaten Tangerang sebagai sarana peningkatan kemampuan atlet dan ajang kompetisi yang berkesinambungan. Selain itu, sejumlah klub telah membuka sekolah catur dan memberikan pelatihan kepada calon atlet muda.
“Sudah dua tahun ini, dalam setahun berjalan 10 putaran,” kata Hendra.
Dengan pembinaan yang terus dilakukan oleh Percasi Kabupaten Tangerang serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten, diharapkan olahraga catur semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat nasional dan internasional.
*Hadi*




