Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Masuki Hari Keenam, Andra Soni: Tetap Berharap Selamat

BANTEN, katamedia.co.id – Upaya pencarian kapal cepat (speedboat) yang membawa delapan orang di perairan Selat Sunda memasuki hari keenam, Minggu (13/9/2026). Lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak hingga kini belum ditemukan.

Gubernur Banten Andra Soni meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mempertimbangkan kemungkinan memperpanjang operasi pencarian apabila hingga batas waktu standar pada hari ketujuh para korban belum berhasil ditemukan.

Permintaan tersebut disampaikan Andra setelah menerima laporan perkembangan operasi SAR gabungan di Posko Carita, Kabupaten Pandeglang, Minggu malam.

“Saya selaku Gubernur Banten berharap kepada Basarnas, sebagai pemimpin operasi ini, agar kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan keluarga (lima jurnalis dan tiga kru kapal) dan melihat beberapa potensi temuan hari ini,” ujar Andra.

Baca Juga :  Tanah Milik Sendiri Jadi Salah Satu Syarat Penerima Program Bedah Rumah di Tangsel

Pada pencarian hari keenam, sebanyak 14 armada dikerahkan untuk menyisir sejumlah sektor di perairan Selat Sunda. Armada tersebut terdiri dari tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) dan satu Kapal Angkatan Laut (KAL) milik TNI AL, tiga kapal patroli Polairud, tiga Kapal Negara (KN) SAR dari Basarnas Banten, Lampung, dan Jakarta, dua perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas, serta dua kapal milik masyarakat.

Dari penyisiran tersebut, tim SAR gabungan menemukan sejumlah material di lokasi berbeda. Temuan itu antara lain dua jaket pelampung atau life jacket, dua terpal, dan satu galon.

Baca Juga :  Komjen Suyudi Ario Seto Dapat Pujian, BNN Daerah Diharap Lebih Aktif Berantas Narkoba

Meski demikian, seluruh material yang ditemukan masih menjalani proses identifikasi untuk memastikan apakah memiliki keterkaitan dengan speedboat yang dicari.

“Beberapa (tim) ada yang menemukan material, namun material ini belum terkonfirmasi apakah merupakan bagian dari kapal yang dimaksud,” kata Andra.

Setelah memantau operasi di Posko Carita, Andra Soni menemui keluarga lima jurnalis yang hilang di Hotel Paniisan, Carita. Pertemuan tersebut berlangsung emosional.

Dalam kesempatan itu, keluarga menyampaikan harapan agar wilayah pencarian diperluas hingga sekitar Pulau Sebesi. Mereka juga meminta operasi SAR tidak dihentikan setelah memasuki hari ketujuh apabila para korban belum ditemukan.

Andra mengatakan aspirasi tersebut akan segera dikoordinasikan dengan tim SAR. Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, juga berkomitmen memberikan dukungan terhadap proses pencarian sekaligus memastikan kondisi keluarga para korban tetap mendapat perhatian, termasuk dari sisi kesehatan.

Baca Juga :  Prabowo dan Jokowi Diundang Dalam Halal Bihalal ICMI

“Kami tetap berharap dan memohon doa agar para jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Sementara itu, hingga Minggu malam keberadaan speedboat beserta delapan orang di dalamnya masih belum diketahui. Memasuki hari ketujuh, Basarnas Banten dijadwalkan melakukan evaluasi menyeluruh bersama unsur terkait.

Evaluasi tersebut akan melibatkan TNI, Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta pemerintah daerah untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan perpanjangan operasi pencarian.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini