Pamulang, katamedia.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan menggelar Gebyar Muharram berupa Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim, yang berlangsung di Masjid Jami Daarul Hikmah, Yayasan Pendidikan Islam Daarul Hikmah, Jalan Surya Kencana Nomor 23, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan., Senin (15/06/2026).
Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus MUI Kota Tangerang Selatan, tokoh agama, santri, serta masyarakat tersebut menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang Selatan, Dr. KH. Abdul Rojak, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi sarana mengingat kembali peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan Islam.
“Kegiatan malam ini bertujuan mengingatkan seluruh umat Muslim di Tangerang Selatan tentang peristiwa hijrahnya Baginda Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang menjadi landasan kemenangan Islam, dasar berkembangnya agama Islam, dan awal penyebaran Islam ke berbagai penjuru dunia,” ujar KH. Abdul Rojak.
Menurutnya, kalender Hijriah yang digunakan umat Islam hingga saat ini juga berakar dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang memiliki makna besar bagi peradaban Islam. Ia menjelaskan bahwa semangat hijrah tetap relevan diterapkan dalam kehidupan umat Islam saat ini.
Namun, bentuk hijrah yang dilakukan masyarakat modern lebih menitikberatkan pada perubahan perilaku dan kualitas diri.
“Kalau dahulu hijrah dilakukan secara fisik dari Makkah ke Madinah, maka saat ini hijrah yang dapat dilakukan adalah hijrah maknawi, yaitu perubahan sikap, perilaku, dan kebiasaan menuju arah yang lebih baik,” katanya.

KH. Abdul Rojak mencontohkan hijrah masa kini dapat diwujudkan melalui perubahan dari sifat malas menjadi rajin, dari kurang ilmu menjadi lebih berpengetahuan, dari jauh kepada Allah menjadi lebih dekat, hingga memperkuat akidah yang murni berdasarkan tauhid.
Ia berharap momentum 1 Muharram menjadi titik awal bagi umat Islam untuk melakukan transformasi positif yang berdampak pada kemajuan pribadi maupun masyarakat.
“Kita berharap hijrah umat Islam saat ini benar-benar membawa perubahan yang transformatif, inovatif, dan memberikan kemajuan bagi agama Islam serta bagi kaum Muslimin dan Muslimat,” tuturnya.
Lebih lanjut, MUI Kota Tangerang Selatan berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum peningkatan kualitas keimanan, ibadah, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan melalui peringatan 1 Muharram ini umat Islam mengalami kemajuan dan peningkatan, baik secara pribadi maupun sebagai masyarakat. Menjadi pribadi yang lebih baik, lebih rajin beribadah, lebih dermawan, serta semakin meningkat keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Selain dzikir dan doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai Islam yang mengajarkan kasih sayang serta perhatian terhadap sesama.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua Umum MUI Kota Tangerang Selatan KH. Saidih, jajaran pengurus MUI Kota Tangerang Selatan, serta jamaah Masjid Daarul Hikmah dan para santri Darul Aitan Kota Pesantren Daarul Hikmah.
Melalui Gebyar Muharram 1448 Hijriah ini, MUI Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat syiar Islam, membangun kepedulian sosial, serta mendorong lahirnya generasi Muslim yang berakhlak, berilmu, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
*Hadi*




