Pandeglang, katamedia.co.id – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa lulusan pondok pesantren harus menjadi generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Haflah Akhirussanah Tahfidz Al-Quran Pondok Pesantren Yayasan Yatim Piatu Shohibul Barokah di Jalan Raya Labuan, Kadu Pinang, Kabupaten Pandeglang, Kamis (25/6/2026).
Di hadapan para santri dan wali santri, Dimyati mengajak para lulusan untuk tidak berhenti menuntut ilmu setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren. Menurutnya, bekal ilmu agama yang telah diperoleh harus menjadi modal untuk mengabdi kepada masyarakat sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan.
“Sebagai lulusan pondok pesantren, saudara sekalian harus hebat,” ujar Dimyati.
“Intinya menjadi orang-orang yang berguna, bermanfaat untuk bangsa dan negara, serta menjadi orang yang beriman dan bertakwa, menjadi anak yang saleh dan salehah,” katanya.
Dimyati mengatakan, para santri telah melalui proses pendidikan yang baik di lingkungan pesantren. Karena itu, setelah lulus mereka diharapkan mampu menjalankan peran sebagai penyebar dakwah serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga membagikan pandangannya mengenai empat tipe manusia yang dapat menjadi pelajaran bagi para lulusan pesantren. Menurutnya, tipe pertama adalah manusia yang selalu memperbesar persoalan sehingga sulit melihat sisi positif dari setiap keadaan.
“Kedua, manusia biasa. Adalah manusia yang hanya menceritakan masalah. Bisanya mengeluh, marah-marah, mengungkit-ungkit, dan menistakan,” papar Dimyati.
Ia melanjutkan, tipe ketiga adalah manusia yang bijaksana karena mampu mencari jalan keluar dari setiap persoalan. Sementara tipe keempat merupakan manusia yang beriman dan bertakwa, yakni mereka yang senantiasa bersyukur dalam berbagai situasi kehidupan.
“Dikasih apa pun oleh Allah, dia bersyukur. Dengan ujian dia akan diangkat derajat dan martabatnya,” ucap Dimyati.
Pada kegiatan itu, Wagub Dimyati didampingi perwakilan Qatar Charity, Aeman. Organisasi tersebut selama ini berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembangunan masjid, sekolah, musala hingga penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai bentuk apresiasi, Dimyati memberikan bonus sebesar Rp10 juta kepada santriwati Sepia Ramadhani yang berhasil menghafal 30 juz Al-Quran. Haflah Akhirussanah Tahfidz Al-Quran Pondok Pesantren Yayasan Yatim Piatu Shohibul Barokah tahun ini diikuti 41 santri, terdiri atas 23 santri tingkat SMP dan 18 santri tingkat SMK.
*Hadi*




