Lawan Tawuran dengan Prestasi, Pemprov DKI Resmikan Arena Tinju di Kampung Melayu

5 Menit Baca

JAKARTA, katamedia.co.id – Upaya menekan aksi tawuran di Ibu Kota terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan melibatkan generasi muda melalui kegiatan olahraga. Salah satu langkah yang ditempuh yakni menyediakan arena tinju sebagai tempat pembinaan sekaligus penyaluran minat dan bakat anak muda.

Fasilitas tersebut diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Posko Jaga Jakarta di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026).

Pemanfaatan kawasan kolong flyover menjadi sarana olahraga ini diharapkan dapat menghadirkan ruang aktivitas yang lebih produktif bagi masyarakat, terutama kalangan pemuda yang membutuhkan wadah untuk mengembangkan potensi diri.

Arena tinju Kampung Melayu merupakan fasilitas olahraga kedua yang dibangun Pemprov DKI Jakarta. Sebelumnya, sarana serupa telah tersedia di kawasan kolong Flyover Pasar Rebo.

Pembangunan fasilitas tersebut dikerjakan mulai 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026 dengan dukungan kolaborasi bersama PAM Jaya.

Pramono mengatakan, penyediaan arena tinju merupakan bagian dari strategi pencegahan tawuran dengan mengedepankan pembinaan berbasis olahraga dan keterlibatan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Zona Integritas Jadi Fondasi Pemberantasan Korupsi di Instansi Pemerintah

Ia berharap keberadaan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh komunitas dan pemuda setempat. Dengan adanya tempat latihan yang memadai, generasi muda diharapkan lebih fokus mengembangkan kemampuan olahraga dan berkesempatan mengikuti kompetisi.

Selain fasilitas olahraga, Pemprov DKI Jakarta juga menghadirkan Posko Jaga Jakarta. Bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah tersebut kini dialihkan menjadi pusat koordinasi keamanan lingkungan.

Posko ini diharapkan memperkuat komunikasi dan kerja sama antarunsur kewilayahan dalam mengawasi situasi lingkungan, menjaga ketertiban, serta mengambil langkah cepat ketika muncul potensi gangguan keamanan.

Menurut Pramono, perubahan fungsi bangunan tersebut dimungkinkan karena kondisi volume sampah di lokasi sudah berkurang. Penurunan itu sejalan dengan penerapan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Untuk memperkuat langkah tersebut, Pemprov DKI Jakarta turut membentuk satuan tugas di tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur. Pembentukan tim ini diarahkan untuk meningkatkan pencegahan tawuran sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi persoalan keamanan dan situasi kedaruratan, termasuk bencana.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir Jakarta, Gubernur Pramono Benahi Kali Mampang dan Kali Krukut

Pramono menilai, penataan kawasan Kampung Melayu tersebut menunjukkan bahwa berbagai persoalan perkotaan dapat ditangani melalui pemanfaatan fasilitas yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini contoh yang baik bagi penanganan di lapangan untuk bagaimana mengatasi tawuran, mengatasi sampah, dan juga menjaga keamanan yang ada di Jakarta ini,” tegas Gubernur Pramono.

Sementara itu, keberadaan arena tinju disambut antusias oleh pemuda setempat. Muhammad Ilham Shodri (21), seorang pelatih tinju, menilai fasilitas tersebut dapat menjadi pilihan kegiatan positif bagi anak muda agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran.

Menurut Ilham, olahraga tinju bisa menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan sekaligus mengarahkan semangat generasi muda menuju pencapaian yang lebih baik.

“Adanya sarana ini sangat berkontribusi untuk pemuda-pemuda di sini yang tawuran. Jadi, yang tadinya sering tawuran, sekarang kita ingin pemuda-pemuda selanjutnya bisa berprestasi dengan tinju, bukan dengan tawuran,” ujar Ilham.

Ia berharap arena tersebut tidak hanya menjadi fasilitas pelengkap, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai tempat latihan secara rutin. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, semakin banyak pemuda di Kampung Melayu diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan mengikuti pertandingan.

Baca Juga :  Gempa NTT, Presiden Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Pemulihan

Ilham juga mengapresiasi perhatian Pemprov DKI Jakarta yang telah menyediakan sarana olahraga bagi komunitas pemuda di wilayahnya.

“Saya terima kasih banyak kepada Pemprov DKI yang sudah menyediakan fasilitas bagi kami sebagai pemuda. Kami ingin terus melanjutkan wadah ini agar pemuda-pemuda di bawah kami bisa terus berprestasi melalui pertandingan tinju,” katanya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, serta sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta.

Melalui pendekatan olahraga dan penguatan keamanan berbasis lingkungan, Pemprov DKI Jakarta berharap generasi muda memiliki ruang yang lebih positif untuk berkegiatan. Dengan demikian, pencegahan tawuran tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga melalui pembinaan dan pemberian kesempatan untuk meraih prestasi.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini