TANGERANG, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpemerintah serta seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa (13/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Ia berharap peringatan hari jadi daerah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dalam mewujudkan pembangunan yang terarah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang. Momen ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat sinergi agar pembangunan daerah berjalan terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata,” ungkap Gubernur Andra Soni.
Menurutnya, Kabupaten Tangerang memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan Provinsi Banten. Wilayah tersebut mempunyai beragam potensi, mulai dari kawasan industri, pertanian, perdagangan, wilayah perdesaan, hingga sektor kelautan dan pesisir.
Karena itu, Andra Soni mendorong pemerintah daerah untuk menyelaraskan visi dan program kerja serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif.
“Mari bersama-sama kita satukan visi, sinergikan program kerja, dan kolaborasikan sumber daya. Kita pastikan setiap kebijakan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menyoroti besarnya peran Kabupaten Tangerang dalam menopang perekonomian Provinsi Banten. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Tangerang mencapai 21,35 persen dari total PDRB Provinsi Banten.
Andra Soni menilai, kekuatan ekonomi tersebut didukung oleh sejumlah sektor utama, seperti industri pengolahan, pertanian, perdagangan, dan konstruksi. Selain itu, potensi kelautan dan perikanan dinilai dapat terus dikembangkan untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Dengan kekuatan utama pada sektor industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, serta potensi kelautan dan perikanan, Kabupaten Tangerang memiliki modal ekonomi yang besar untuk terus memacu pertumbuhan,” imbuhnya.
Sinergi Program Sekolah Gratis
Selain pembangunan ekonomi, Andra Soni turut mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP swasta.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Banten yang sejak 2025 menjalankan program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.
Hingga memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program pendidikan gratis Pemprov Banten telah menjangkau sekitar 60.705 ribu siswa di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan dukungan melalui Beasiswa Tangerang Gemilang bagi mahasiswa di perguruan tinggi.
Andra Soni menilai kolaborasi kedua pemerintah daerah tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Anak-anak Kabupaten Tangerang tidak perlu khawatir lagi, karena dari tingkat SD hingga SMA/SMK swasta sudah terjangkau program sekolah gratis dari kolaborasi Pemkab dan Pemprov. Ini langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Pada akhir sambutannya, Andra Soni mengingatkan seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mengutamakan pengabdian kepada masyarakat.
Ia berharap semangat tersebut terus terjaga dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu dan mewujudkan cita-cita pembangunan Kabupaten Tangerang.
Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Bergotong Royong
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang merupakan kesempatan untuk mengenang perjalanan sejarah sekaligus mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dicapai.
Menurut Maesyal, usia Kabupaten Tangerang mencerminkan perjalanan panjang yang dibangun melalui perjuangan, pengabdian, serta kerja keras berbagai generasi.
“Usia yang panjang ini bukan sekadar angka, melainkan rangkaian sejarah, perjuangan, dan kerja keras bersama yang telah membawa Kabupaten Tangerang sampai pada titik ini,” ujar Maesyal.
Ia menegaskan, kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan hanya melalui upaya pemerintah. Keterlibatan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.
“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan partisipasi aktif semua elemen, karena kemajuan Kabupaten Tangerang adalah hasil dari gotong royong seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan, serta memperluas akses pendidikan.
*Hadi*




