Hari Buku Nasional, Bunda Literasi Banten Ajak Generasi Muda Gemar Membaca dan Berkarya

3 Menit Baca

KOTA SERANG – Momentum peringatan Hari Buku Nasional ke-46 dimanfaatkan Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni untuk mengajak generasi muda semakin gemar membaca dan berkarya. Melalui kegiatan Out of The Boox (OOTB) Gudang Buku Keliling 2026, Tinawati menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka OOTB Gudang Buku Keliling 2026 di Perpustakaan Daerah Provinsi Banten, Jalan Raya Serang–Jakarta, Kota Serang, Rabu (3/6/2026). Dalam kesempatan itu, Tinawati juga memberikan apresiasi kepada Gudang Buku Keliling Serang dan seluruh pihak yang terus menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca buku, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta membangun mimpi dan cita-cita generasi muda.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Gelar Diskusi Strategis dengan Tokoh Bangsa Bahas Stabilitas Nasional

“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang membuka wawasan, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan membangun mimpi. Setiap buku yang dibaca adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih baik,” kata Tinawati.

Ia berharap kegiatan OOTB Gudang Buku Keliling dapat mendorong anak-anak untuk tidak hanya menyukai kegiatan membaca, tetapi juga berani berkreasi, berdiskusi, serta menuangkan gagasan dan ide-ide terbaiknya. Menurutnya, ilmu yang diperoleh dari membaca akan semakin bermakna apabila mampu menggerakkan seseorang untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Tinawati juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten yang menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia tanpa menggunakan tenda. Langkah itu dinilai sebagai bentuk efisiensi anggaran yang tetap mengedepankan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Pastikan Jatim Gelar Porwanas XIII 2022

“Ini adalah salah satu bagaimana efisiensi itu bisa dilakukan tanpa dengan anggaran yang memang kita alokasikan, tapi tetap kebermanfaatannya juga terus kita maksimalkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten Usman Assidiqi Qohara menyampaikan apresiasi kepada panitia, pegiat literasi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, konsep Out of The Boox (OOTB) yang diusung tahun ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya memandang buku sebagai benda mati, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan perpustakaan dan kearsipan, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang mudah diakses, koleksi bacaan yang berkualitas, serta ruang-ruang inspiratif yang mampu meningkatkan minat baca masyarakat.

Baca Juga :  Ervin Ardani Pastikan Program Pariwisata Tangsel Lebih Terarah di 2026

“Kegiatan Out of The Boox Gudang Buku Keliling ini diharapkan menjadi jembatan agar masyarakat Provinsi Banten semakin dekat dengan perpustakaan, semakin mencintai buku, dan memahami pentingnya menjaga arsip sebagai bukti sejarah dan identitas bangsa,” katanya.

Pada pembukaan kegiatan tersebut, Penerbit Mizan turut menyerahkan empat buku anak dan buku dewasa yang diterima langsung oleh Bunda Literasi Provinsi Banten. OOTB Gudang Buku Keliling 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional ke-46 dan berlangsung pada 29 Mei hingga 17 Juni 2026 di 12 kota besar di Indonesia.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini