Ervin Ardani Pastikan Program Pariwisata Tangsel Lebih Terarah di 2026

3 Menit Baca

Tangerang Selatan, katamedia.co.id – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tangerang Selatan, Mohammad Ervin Ardani, memastikan program pariwisata Kota Tangerang Selatan pada tahun 2026 akan berjalan lebih terarah dengan fokus pada penguatan event unggulan dan pengembangan destinasi wisata.

Hal tersebut disampaikan Ervin dalam wawancara khusus bersama awak media di ruang kerjanya, Gedung 2 Lantai 5 Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, arah kebijakan tersebut disusun agar sektor pariwisata Tangsel mampu berkembang secara optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Event unggulan dan destinasi wisata akan menjadi fokus utama kami ke depan. Program harus jelas arahnya dan memberi manfaat nyata,” ujar Ervin.

Baca Juga :  PKK Kelurahan Benda Baru Wakili Tangsel di Lomba HKG PKK ke-53 Provinsi Banten

Ia juga menegaskan pentingnya pemahaman mengenai perbedaan kewenangan antara sektor pariwisata dan kebudayaan dalam struktur pemerintahan.

“Sering kali masih ada yang mencampuradukkan urusan kebudayaan dan pariwisata. Padahal keduanya berbeda,” katanya.

Ervin menjelaskan, Dinas Pariwisata Tangsel hanya menangani urusan kepariwisataan, sementara sektor kebudayaan berada di perangkat daerah lain.

Kondisi tersebut berbeda dengan sebagian besar daerah lain di Provinsi Banten yang masih menggabungkan urusan pariwisata dan kebudayaan dalam satu dinas.

“Dari delapan kabupaten/kota di Banten, hanya Tangsel yang Dinas Pariwisatanya berdiri sendiri tanpa kebudayaan. Jadi urusan seni, budaya, hingga pembinaan sanggar berada di dinas lain,” jelasnya.

Meski demikian, Dispar tetap memiliki peran ketika kegiatan seni dan budaya dikemas dalam bentuk event yang digelar di destinasi wisata.

Baca Juga :  Ervin Ardani: CFD Tangsel Tak Lagi Sekadar Rutinitas, Kini Lebih Terarah dan Atraktif

“Kalau event digelar di destinasi wisata, itu menjadi bagian kami, terutama dalam pelaksanaan dan promosi,” tegasnya.

Selain itu, Ervin menyebut penguatan Tangsel Festival menjadi salah satu program unggulan tahun 2026. Festival tersebut diharapkan menjadi agenda rutin berskala kota yang mampu menarik wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.

“Tangsel Festival kami dorong agar menjadi identitas pariwisata kota,” ujarnya.

Dispar Tangsel juga tengah menyiapkan strategi pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas dan potensi lokal di tingkat kecamatan agar pertumbuhan sektor pariwisata lebih merata.

“Kita ingin ada pemerataan. Jangan hanya terpusat di satu wilayah, tapi berkembang di wilayah lain juga,” tambahnya.

Baca Juga :  KADIN Tangsel Jalin Sinergi dengan Dinas Pariwisata Kembangkan Pariwisata Berbasis Ekonomi Kreatif

Ia mengakui, tantangan yang dihadapi saat ini bukan hanya pengembangan program, tetapi juga pemahaman publik terkait batas kewenangan antarorganisasi perangkat daerah.

Untuk itu, Dispar Tangsel berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh program berjalan sinergis dan tepat sasaran.

Ervin juga menyambut baik peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami terbuka untuk berdiskusi dengan teman-teman media. Peran media sangat penting agar masyarakat memahami program yang dijalankan pemerintah,” katanya.

Ia berharap publikasi yang akurat dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kota Tangerang Selatan.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini