5 Ribu Sertifikat Halal Diserahkan Wagub Dimyati untuk Pelaku UMKM Banten

3 Menit Baca

Kota Tangerang, katamedia.co.id – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma menghadiri penyerahan secara simbolis 5 ribu sertifikat halal kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program yang diinisiasi oleh Mathla’ul Anwar (MA) tersebut digelar di Gedung Griya Ganesa, PT Gajah Tunggal Tbk, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (29/6/2026).

Turut hadir Ketua Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaeni, Tokoh Mathla’ul Anwar Embay Mulya Syarif, serta Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan.

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati menegaskan sertifikasi halal memiliki peran penting di negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Keberadaan sertifikat halal memberikan kepastian hukum atas produk yang dikonsumsi masyarakat sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan dalam bermuamalah.

Baca Juga :  Satpolairud Tabanan Gencarkan Patroli Pesisir, Pastikan Perairan Aman dan Tertib

“Masyarakat tidak lagi ragu karena sudah mendapat kepastian kehalalan produk yang dikonsumsinya dari lembaga kredibel yang ditunjuk langsung oleh pemerintah,” katanya.

Menurutnya, sertifikat halal juga menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing produk UMKM karena semakin dipercaya oleh masyarakat. Ia mengaku selalu memperhatikan keberadaan label halal sebelum membeli produk makanan.

“Mungkin produknya mah sama saja, tapi kan kalau enggak ada label halalnya dikhawatirkan dalam proses produksinya ada menggunakan minyak babi. Jadi untuk menghindari itu, lebih baik yang sudah pasti ada label halalnya saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Andra Soni Tegaskan Dukungan DOB Cilangkahan untuk Percepat Pelayanan dan Pembangunan

Wagub Dimyati mengapresiasi inisiatif Mathla’ul Anwar yang terus mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Provinsi Banten. Ia berharap program tersebut terus diperluas hingga seluruh UMKM di Banten memiliki sertifikat halal.

“Apalagi sekarang mah mudah mendapatkan sertifikat halal itu tidak susah seperti dulu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hassan mengatakan pihaknya terus mempercepat penerbitan sertifikat halal bagi pelaku UMKM maupun industri. Saat ini, lebih dari 10 ribu sertifikat halal diterbitkan setiap hari sebagai respons atas tingginya minat masyarakat untuk memperoleh sertifikasi halal.

Baca Juga :  Operasi Pasar dan Layanan Adminduk Diserbu Warga di CFD Taman Krakatau Waringin Kurung

“Terutama pada produk-produk makanan dan kepariwisataan,” katanya.

Ia menjelaskan sertifikasi halal merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem halal nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk halal Indonesia di pasar global. Sinergi berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi melalui pengembangan ekosistem halal yang unggul dan berdaya saing.

“Tahun ini kita mendapat dukungan anggaran untuk sertifikasi halal usaha mikro kecil sebanyak 1.350.000, gratis,” ujarnya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini