Kepala Kantor Pelabuhan III Kolaka Sudah Lakukan  Sesuai Dengan UU Dan Nurani Rakyat

3 Menit Baca

Katamedia.co.iď-,Himpunan Pemuda pertambangan Indonesia (HIPPI) menilai apa yang di lakukan kepala kantor III kolaka sudah sesuai undang undang dan sesuai kepentingan masyarakat banyak khususnya kolaka utara ungkap *zulfian rehalat* Sekretaris jenderal Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Pertambangan Indonesia (DPP HIPPI)

Potensi nikel di totalang kolaka utara sangat luar biasa, tambang rakyat sudah menghasilkan ribuan atau mungkin jutaan ton orc nikel dengan kadar yang sangat baik. Alangkah dzalim nya kita kepada masyarakat yang sudah bekerja keras dengan dana yang sangat pas pasan terus menelantarkan orc nikel disana akibat sengketa lahan yang tidak kunjung selesai ujar zulfian di kendari, Senin(30/5/2022).

Himpunan pemuda pertambangan indonesia (HIPPI) juga mendukung penuh apa yang di lakukan kepala kantor unit pelabuhan III kolaka.

Baca Juga :  Peringati 19 tahun Gempa & Tsunami Aceh, GEN-A gandeng STIS Al-Aziziyah Gelar Edukasi Kebencanaan di Sabang

“Sudah benar apa yang di lakukan kepala pelabuhan, ada keuntungan yang di dapat daerah sebagai dana bagi hasil, ada pajak yang di dapat pemerintah pusat, kemudian yang lebih penting berputarnya ekonomi masyarakat luas khususnya masyarakat di totalang ungkap mantan aktifis HMI tersebut

H. Helmi Ketua DPW APRI mengatakan, asosiasi penambang rakyat indonesia meminta semua berpikir secara bijak, mohon kiranya polemik ini di hentikan, karna yang akan dirugikan masyarakat di totalang. PT PDP secara teknis juga akan sangat butuh waktu lama untuk bisa explorasi. Itupun jika tidak ada gugatan, kalau ada gugatan balik tentu IUP PT PDP akan menjadi lahan status quo lagi.

Baca Juga :  Masyarakat Puas Kinerja dari Pemerintah dan Polisi Tangani Arus Mudik Lebaran 2022

“Sedang dilapangan orc nikel sudah bertumpuk ratusan hingga jutaan ton hasil tambang rakyat dari 4 tahun lalu. Ini bagaimana solusinya? Apa yang di lakukan kepala pelabuhan III ada benarnya, bagian dari solusi polemik berkepanjangan ini ungkapnya di kendari

Ditempat terpisah, ketua umum asosiasi pekerja nikel indonesia (aspeni) Andi nursyam halid meminta semua duduk bersama membicarakan dengan kepala dingin semua persoalan ini demi keberlanjutan investasi bisnis dan menjaga kondusifitas di daerah totalang kolaka utara.

“Tidak perlu berdebat lagi soal legalitas atau siapa yg punya hak atas orc nikel di totalang. Baiknya semua bicara baik baik untuk membicarakan kedepan mau seperti apa solusinya ujar mantan sekjend PP AMPG tersebut

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Lakukan Pengawasan Ketat 24 Jam di Jalan Haji Usman Ciputat

Pihak PT PDP yang merasa berhak karna sudah di menangkan oleh PTUN juga legalitasnya masih di pertanyakan karna di duga PT PDP pun belum terdaftar di kementerian ESDM RI Cq minerba”. Jadi semua belum clear n clean, saran saya mari duduk bersama biar ekonomi daerah totalang kembali hidup, kasihan tambang rakyat yang ada di sini. Mereka semua butuh solusi terbaik demi peningkatan harkat ekonomi mereka ujar Ketua harian barisan pemuda nusantara (Bapera) di jakarta.(Rilis).

Bagikan Artikel Ini