JAKARTA, katamedia.co.id – Sebanyak 330 siswa dan guru pendamping dari SMP Negeri 123 Jakarta dan SMP Negeri 270 Jakarta mengunjungi lingkungan Istana Kepresidenan melalui program *Istana untuk Anak Sekolah* yang diselenggarakan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Kemensetneg, Jakarta, tersebut diikuti masing-masing 165 peserta dari kedua sekolah. Kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai tugas pemerintahan, sejarah bangsa, serta kehidupan kenegaraan di Indonesia.
Sebelum mengikuti tur kompleks Istana Kepresidenan, para siswa terlebih dahulu mendapatkan penjelasan mengenai peran dan fungsi Kemensetneg yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Faisal Fahmi.
Ia menjelaskan bahwa Kemensetneg berperan memberikan dukungan teknis, administrasi, analisis, dan manajemen kepada Presiden dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.
Faisal berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi bagi para siswa, tetapi juga pengalaman berharga yang dapat menumbuhkan motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Ia mengajak para pelajar menjadikan kesempatan berkunjung ke Istana sebagai sumber inspirasi untuk memperluas wawasan dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Menurut Faisal, kompleks Istana Kepresidenan memiliki nilai sejarah penting karena menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan dapat memahami sejarah nasional sekaligus menyadari peran mereka dalam menentukan arah masa depan negara.
Pesan itu juga berkaitan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober, yang mengingatkan pentingnya persatuan dan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Faisal menerangkan, program *Istana untuk Anak Sekolah* merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia mengenal Istana Kepresidenan secara langsung.
Ia menegaskan bahwa Istana merupakan milik rakyat Indonesia sehingga keberadaannya juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan inspirasi bagi para pelajar.
Melalui program tersebut, Kemensetneg berharap para siswa memiliki pemahaman lebih baik mengenai penyelenggaraan pemerintahan, memperluas wawasan kebangsaan, serta meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air.
Sekolah Apresiasi Kunjungan ke Istana
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 123 Jakarta Utara, Sri Sumarni, menyebut kunjungan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa karena mereka dapat melihat langsung lingkungan Istana yang selama ini hanya dikenal melalui tayangan televisi.
Ia menilai kesempatan tersebut penting untuk memperkaya pengetahuan siswa melalui pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMP Negeri 270 Jakarta, Siti Aminah. Menurutnya, kunjungan ke kompleks Istana Kepresidenan menjadi kegiatan edukatif yang menyenangkan bagi siswa maupun guru pendamping.
Ia menambahkan, kesempatan mengunjungi sejumlah area istana dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk semakin giat menuntut ilmu.
Pengalaman tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Alisia Nathania Yocelin Marbun, siswi SMP Negeri 123 Jakarta, mengaku bangga dapat berkunjung dan melihat berbagai hal baru di lingkungan Istana Kepresidenan.
Kunjungan itu membuatnya semakin ingin mengetahui sejarah dan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan kenegaraan di Indonesia.
Sementara itu, Aimee Phoebe Annisa Faisal, siswi SMP Negeri 270 Jakarta, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mengunjungi Istana.
Baginya, pengalaman melihat langsung lingkungan Istana Kepresidenan menjadi kenangan berharga yang akan terus diingat.
Melalui program *Istana untuk Anak Sekolah*, Kemensetneg berupaya mendekatkan generasi muda dengan sejarah dan penyelenggaraan negara. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran untuk membangun wawasan kebangsaan serta mendorong siswa mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa.
Humas Kemensetneg




