Jelang Muprov KADIN Banten, KADIN Tangsel Percepat Aktivasi KTA-B Pengurus

6 Menit Baca

CIPUTAT, katamedia.co.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan memperkuat konsolidasi internal menjelang Musyawarah Provinsi (Muprov) KADIN Banten yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat pembaruan dan aktivasi Kartu Tanda Anggota Badan Usaha (KTA-B) milik seluruh pengurus.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Pengurus Lengkap (RPL) bertema Evaluasi dan Aktivasi KTA-B Seluruh Pengurus KADIN Kota Tangsel, yang digelar di Kantor KADIN II Cendana, Ciputat, Kamis Lalu (01/10/2026).

Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan, Marhadi, S.E., M.M., menegaskan bahwa pembaruan data keanggotaan menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan administrasi organisasi sebelum menghadapi agenda tingkat provinsi tersebut.

Ia meminta seluruh pengurus segera memeriksa status keanggotaan badan usaha masing-masing dan menyampaikan informasi masa berlaku KTA-B kepada Direktur Eksekutif KADIN Tangsel, Medi Sumaedi.

“Seluruh pengurus perlu memastikan KTA-B perusahaannya masih aktif. Data tersebut harus diperbarui agar proses pendataan dan persiapan menjelang Muprov KADIN Banten dapat dilakukan lebih tertib,” ujar Marhadi.

Menurut Marhadi, pembaruan data perlu dilakukan karena organisasi masih membutuhkan basis data perusahaan yang lengkap dan terkini. Pengurus diharapkan tidak hanya mengandalkan data dari periode sebelumnya, tetapi juga aktif menyerahkan dokumen pendukung untuk memastikan validitas administrasi keanggotaan.

Bagi pengurus yang KTA-B perusahaannya sudah tidak aktif, sejumlah dokumen perlu dipersiapkan, antara lain akta pendirian perusahaan, Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan, serta identitas direktur sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Kadin Tangsel Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Demi Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Marhadi mengingatkan, kelengkapan administrasi perlu diselesaikan sejak dini agar tidak menjadi kendala ketika Muprov berlangsung. Pemenuhan persyaratan keanggotaan juga perlu disesuaikan dengan aturan organisasi dan ketentuan panitia penyelenggara.

“Jangan sampai ketika agenda Musprov sudah dekat, kita justru belum siap dari sisi administrasi. Karena itu, saya berharap seluruh pengurus segera memperbarui data perusahaan masing-masing,” tegasnya.

KADIN Tangsel Perluas Peluang Bisnis Pengurus

Selain menata administrasi, Marhadi mendorong KADIN Tangsel agar semakin berperan sebagai wadah kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha.

Menurutnya, pengurus perlu memanfaatkan jaringan organisasi untuk membangun kemitraan, mengidentifikasi peluang bisnis, serta membuka akses kerja sama dengan berbagai perusahaan swasta.

Sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan meliputi kesehatan, pangan, infrastruktur pendukung, hingga pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Untuk pengembangan SPKLU, KADIN Tangsel telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Niskala Energi.

Kerja sama tersebut membuka kesempatan bagi pemilik lahan strategis untuk menjajaki pengembangan fasilitas pengisian kendaraan listrik. Lokasi yang berpotensi antara lain kawasan restoran maupun tempat usaha lain yang memenuhi persyaratan teknis.

Marhadi menjelaskan, pemilik lahan yang berminat dapat berkoordinasi dengan KADIN Tangsel guna membahas potensi lokasi, kelayakan pengembangan, serta bentuk kemitraan yang memungkinkan untuk dijalankan.

Baca Juga :  SMKN 3 Tangsel Gandeng KADIN, 5 Siswa Animasi Jalani Program PKL

Skema kerja sama nantinya dapat disesuaikan melalui kesepakatan para pihak, termasuk pemanfaatan lahan dengan sistem sewa maupun bentuk kerja sama usaha lainnya.

Di luar sektor energi, KADIN Tangsel juga berupaya membuka peluang bagi anggotanya untuk menjadi pemasok material dan berbagai kebutuhan usaha bagi perusahaan swasta yang tengah menjalankan proyek pembangunan.

Melalui jaringan tersebut, anggota KADIN diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk terhubung dengan calon mitra bisnis. Pelaksanaan kerja sama tetap perlu memperhatikan transparansi, persaingan yang sehat, kesesuaian harga, serta kualitas produk atau jasa yang ditawarkan.

“Jadikan KADIN sebagai organisasi pengusaha yang produktif. Kalau ada potensi usaha, jaringan pemasok, atau peluang kerja sama, mari kita buka dan garap bersama. Yang terpenting, harga dan kualitas harus sesuai agar kerja sama dapat berjalan,” ujarnya.

Siapkan Business Matching dan Pemberdayaan UMKM

Dalam rapat tersebut, Marhadi turut menyampaikan rencana kegiatan pada 5–6 Desember 2026. Agenda itu diarahkan untuk memperkuat hubungan antarpelaku usaha, membuka peluang business matching, serta mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana mempertemukan pengusaha dengan calon mitra potensial, sekaligus mendorong terbentuknya kemitraan baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan usaha.

Marhadi juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan insan pers. Menurutnya, media mempunyai peran strategis dalam menyebarluaskan informasi kegiatan ekonomi, memperkenalkan peluang investasi, serta mempromosikan produk dan program pemberdayaan UMKM.

Baca Juga :  Entrepreneur Hub, Sinergi Dinkop dan KADIN Tangsel Perkuat UMKM

Ia berharap hubungan antara KADIN, organisasi pers, dan jejaring media dapat dikembangkan secara positif untuk memperluas jangkauan informasi dunia usaha. Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka peluang promosi bagi perusahaan media dan pelaku usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Medi Sumaedi Tekankan Pentingnya Pembaruan Data

Sebelumnya, Direktur Eksekutif KADIN Kota Tangerang Selatan, Medi Sumaedi, membuka Rapat Pengurus Lengkap dengan menekankan pentingnya evaluasi administrasi dan aktivasi KTA-B seluruh pengurus.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan KADIN Provinsi Banten mengenai penertiban serta pembaruan data keanggotaan badan usaha di daerah.

Melalui rapat tersebut, seluruh pengurus diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai persyaratan administrasi, proses pembaruan data perusahaan, serta pentingnya memastikan status keanggotaan tetap aktif.

Rapat juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal dan menyelaraskan langkah organisasi dalam menghadapi Muprov KADIN Banten.

Dengan percepatan aktivasi KTA-B, pembenahan basis data perusahaan, dan pengembangan peluang kerja sama bisnis, KADIN Tangsel berharap kesiapan organisasi semakin kuat menjelang Muprov.

Di sisi lain, penguatan jaringan usaha diharapkan mampu menjadikan KADIN sebagai wadah yang produktif bagi para pengusaha, sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan UMKM dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang Selatan.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini