Delapan Korban Masih Hilang, Pemprov Banten Jaga Komunikasi dengan Keluarga

2 Menit Baca

BANTEN, katamedia.co.id – Pemerintah Provinsi Banten memastikan komunikasi dengan keluarga delapan orang yang hingga kini belum ditemukan setelah kapal Arupadhatu I hilang di perairan Selat Sunda akan terus dilakukan.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, perhatian pemerintah terhadap keluarga korban tidak hanya dilakukan selama proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Pendampingan dan penyampaian informasi akan tetap dilanjutkan apabila operasi pencarian aktif nantinya dihentikan.

Andra menjelaskan, dari delapan orang yang berada di kapal tersebut, enam di antaranya tercatat sebagai warga Banten berdasarkan identitas kependudukan.

Baca Juga :  Pemprov Banten Bahas Perampingan Dua OPD Bersama Kemendagri

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan pihak keluarga, karena yang paling dibutuhkan keluarga hari ini adalah dukungan dan kepastian informasi,” ujar Andra Soni di Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, keberadaan pemerintah dalam situasi tersebut bukan hanya berkaitan dengan penanganan teknis, tetapi juga menyangkut dukungan kemanusiaan kepada keluarga yang masih menunggu kabar mengenai keberadaan anggota keluarganya.

Andra menyadari bahwa keluarga korban masih menyimpan harapan agar delapan orang yang berada di kapal Arupadhatu I dapat ditemukan. Karena itu, Pemprov Banten akan menjaga komunikasi dengan pihak keluarga dan berupaya memastikan setiap perkembangan yang diterima dapat disampaikan.

Baca Juga :  Korem 052 Tangerang Amankan Distribusi LPG

“Kita semua masih memelihara harapan bahwa kawan-kawan dan saudara-saudara kita ini masih bisa ditemukan. Kami akan terus membuka komunikasi untuk berkoordinasi dan menyampaikan setiap perkembangan dari berbagai pihak agar keluarga tidak kehilangan akses informasi,” tegasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari langkah Pemprov Banten untuk memastikan keluarga korban tetap memperoleh informasi selama proses penanganan berlangsung. Pemerintah juga akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai perkembangan pencarian.

Hingga Kamis, 17 September 2026, delapan orang yang berada di kapal Arupadhatu I masih belum diketahui keberadaannya. Pemprov Banten menyatakan pendampingan terhadap keluarga akan tetap menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga :  Pangdam IX/Udayana: Siswa SPPI Harus Jadi Garda Terdepan Bela Negara Modern

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini