Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri, Masuk Tiga Besar Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

4 Menit Baca

YOGYAKARTA, katamedia.co.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkot Tangsel berhasil meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat atas komitmen dan keberhasilan Pemkot Tangsel dalam menanggulangi kemiskinan serta mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai program yang terintegrasi dan berkelanjutan. Selain menerima penghargaan, Pemkot Tangsel juga memperoleh dana apresiasi sebesar Rp1 miliar dari Kemendagri.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait kepada Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam rangkaian kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Dalam proses penilaian, pemerintah daerah dinilai berdasarkan komitmen, inovasi, serta capaian kinerja dalam penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Aspek yang menjadi perhatian meliputi konvergensi program lintas sektor, capaian layanan dasar masyarakat, efektivitas intervensi di tingkat desa maupun kelurahan, hingga keberhasilan menurunkan angka kemiskinan dan stunting secara nyata.

Baca Juga :  Hadiri Maulid, Gubernur Andra Soni Sampaikan Fokus Program ke Masyarakat

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari capaian yang diraih Kota Tangsel dalam beberapa tahun terakhir. Prevalensi stunting yang sebelumnya sempat berada di angka 19,9 persen berhasil ditekan hingga mencapai 9 persen. Pemerintah Kota Tangsel bahkan menargetkan angka prevalensi stunting turun menjadi 7,05 persen pada 2027. Sementara itu, tingkat kemiskinan di Kota Tangsel tercatat sebesar 2,36 persen, menjadikannya sebagai daerah dengan angka kemiskinan terendah di Provinsi Banten.

Selain capaian tersebut, berbagai inovasi daerah yang dihadirkan Pemkot Tangsel juga menjadi nilai tambah dalam penilaian. Inovasi yang kreatif, adaptif, dan mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Tangsel meraih penghargaan tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat yang selama ini mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga.

Baca Juga :  MUSDA Dekopinda Tangsel 2026 Teguhkan Sinergi Koperasi Bersatu dan Berdaya

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Kota Tangerang Selatan. Ini bukan hanya prestasi pemerintah daerah, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Benyamin.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Tangsel akan terus mengoptimalkan program-program yang menyasar kelompok rentan, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, serta memperkuat berbagai intervensi yang terintegrasi hingga tingkat wilayah.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan kita belum selesai. Kami akan terus memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada daerah-daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polres Ciamis, Tiga Pencuri Kabel Tower Telkomsel Ditangkap Kurang dari 12 Jam

Menurut Tito, penghargaan tersebut juga menjadi sarana untuk menampilkan berbagai capaian positif pemerintah daerah kepada masyarakat luas. Ia menilai masih banyak kepala daerah yang berhasil menunjukkan prestasi dan kinerja yang baik dalam menjalankan pemerintahan sehingga layak mendapatkan apresiasi.

“Ini akan berlanjut terus. Gelombang kedua nanti akan dilaksanakan di enam regional lainnya, meskipun topiknya bisa berbeda, seperti kota bersih, pengelolaan layanan publik, dan lain-lain,” ujar Tito.

Penghargaan yang diraih Pemkot Tangsel semakin mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Tangerang Selatan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini