Tangsel Perluas PJU ke Tujuh Kecamatan, Pengamanan Aset Jadi PR Besar

2 Menit Baca

Serpong, katamedia.co.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperluas penerangan jalan umum (PJU) melalui program Tangsel Terang 2026 yang menargetkan pemasangan 2.222 titik lampu baru di tujuh kecamatan. Program tersebut digulirkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, terutama di wilayah yang masih minim penerangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan pemasangan PJU tahun ini akan dilakukan secara merata dengan menyesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah. Menurutnya, pemerataan penerangan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas warga.

Baca Juga :  Tangani Stunting, Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Demo Olahan Nugget Ikan Patin

Namun di tengah upaya tersebut, Dishub Tangsel masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain tingginya biaya operasional listrik PJU konvensional yang mencapai sekitar Rp50 miliar per tahun, persoalan pencurian infrastruktur juga menjadi tantangan serius.

Ayep menjelaskan, penggunaan teknologi tenaga surya belum sepenuhnya menjadi solusi karena membutuhkan biaya investasi besar serta perawatan rutin. Panel surya harus dibersihkan secara berkala agar tetap optimal, sementara baterai penyimpanan daya juga rawan rusak dan membutuhkan biaya penggantian yang tidak sedikit.

Baca Juga :  Gubernur Andra Soni: Tidak Ada yang Boleh Intervensi Proses SPMB

Permasalahan lain yang kini menjadi perhatian adalah maraknya pencurian komponen PJU, terutama boks panel berisi meteran dan sistem pengatur lampu. Dalam satu hari, Dishub mencatat hingga lima kasus pencurian di wilayah tertentu seperti Ciputat dan sekitarnya. Bahkan, lampu yang baru dipasang di atas tiang pun dilaporkan ikut hilang dalam waktu singkat.

Berbagai upaya pengamanan telah dilakukan, mulai dari pemasangan kunci tambahan hingga modifikasi fisik komponen agar tidak mudah dijual kembali. Meski demikian, pelaku masih kerap menemukan celah untuk melakukan aksi pencurian.

Baca Juga :  Dishub Tangsel Klarifikasi Polemik Traffic Cone di Rawa Buntu

Kondisi tersebut turut memicu keluhan masyarakat, khususnya warga di kawasan pinggiran yang masih membutuhkan penerangan memadai. Menanggapi hal itu, Dishub Tangsel mengaku terus melakukan evaluasi serta menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang lebih efektif.

Selain itu, koordinasi dengan aparat keamanan juga akan diperkuat. Pemerintah turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga fasilitas umum agar program Tangsel Terang dapat berjalan maksimal dan manfaatnya dirasakan seluruh warga.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini