Serang, katamedia.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXI tingkat Provinsi Banten. Acara ini menjadi ajang penting untuk menggali potensi dan meraih prestasi terbaik.
Dalam sambutannya, Al Muktabar menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten berharap MTQ ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah silaturahmi untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Basyariyah (persaudaraan antar sesama bangsa), dan ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan atas dasar kesamaan tanah air).
“Sebagai sebuah kompetisi, MTQ XXI ini seharusnya menjadi ajang untuk berlomba dalam kebaikan dan pembinaan kafilah, khususnya qori/qoriah, hafidz/hafidzah, serta peserta MTQ lainnya dari delapan Kabupaten dan Kota di Banten,” ujar Al Muktabar.
Al Muktabar menegaskan bahwa MTQ ini harus dijadikan ajang untuk menggali potensi dan meraih prestasi terbaik, sehingga peserta dapat menjadi duta Provinsi Banten di tingkat nasional. “Kami berharap Provinsi Banten bisa meraih prestasi terbaik,” tambahnya.
Pembukaan MTQ XXI Provinsi Banten Tahun 2024 dilakukan dengan menabuh terbang gede secara bersama-sama oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni, jajaran Forkopimda Provinsi Banten, seluruh Kepala Daerah, Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten Virgojanti, Kepala Kemenag Provinsi dan Kabupaten/Kota, tokoh pendiri Provinsi Banten, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Acara pembukaan diawali dengan defile kafilah dari delapan Kabupaten dan Kota, disusul penampilan Gitalis Dwi Natarina atau Gita KDI dari Gambus Elbalasqi. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir dari Kabupaten Tangerang sebagai juara umum MTQ 2023 kepada Pemprov Banten.
Ketua panitia MTQ XXI Tingkat Provinsi Banten, yang juga Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten, Virgojanti, melaporkan bahwa tema utama MTQ tahun ini adalah “Melalui MTQ XXI Tingkat Provinsi Banten Kita Wujudkan Masyarakat Cinta Al Quran untuk Banten yang Maju Berdasarkan Iman dan Taqwa”.
“Jumlah peserta MTQ ini sebanyak 508 orang, mewakili Kabupaten dan Kota masing-masing, dengan sembilan cabang yang diperlombakan di 14 majelis,” kata Virgojanti.
Sembilan cabang tersebut adalah tilawah, tahfidz, tafsir, syahril quran, fahmil quran, khattil quran (kaligrafi), karya tulis ilmiah, hafalan hadis, dan qiroatul kutub. “Semoga MTQ ini menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Banten pada MTQ Nasional dan Seleksi Tilawatil Quran dan Hafalan Hadis (STQH) Nasional ke-28 tahun 2025 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur,” jelasnya.
Sekretaris Umum LPTQ Pusat sekaligus Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, Ahmad Zayadi, mengapresiasi pelaksanaan MTQ ke-XXI tingkat Provinsi Banten yang berlangsung meriah.
Menurut Zayadi, pelaksanaan MTQ yang rutin setiap tahun ini menunjukkan komitmen Pemprov Banten dalam menyebarkan syiar Islam di tengah kemajemukan masyarakat. “Al Quran tidak hanya indah untuk dibaca, tapi juga mempersatukan dan menjadi sumber inspirasi yang luar biasa,” ucapnya. “Al Quran harus menjadi landasan hidup kita semua, terutama generasi muda, dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.” (***)



