Pondok Aren, katamedia.co.id – Lurah Pondok Aren, Romi Amirudin, memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah direalisasikan sepanjang 2026. Di antara program yang menjadi perhatian ialah pelaksanaan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) atau bedah rumah serta pembangunan 1.000 titik biopori sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi potensi genangan air.
Hal itu disampaikan Romi Amirudin saat ditemui awak media di Aula Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Kamis (6/8/2026).
Romi menjelaskan, sepanjang tahun 2026 terdapat delapan rumah warga di Kelurahan Pondok Aren yang mendapatkan bantuan melalui program bedah rumah.
“Untuk tahun ini ada delapan rumah yang masuk program bedah rumah di Kelurahan Pondok Aren,” ujar Romi.
Ia mengatakan, dari total delapan rumah tersebut, empat unit telah selesai dibangun. Sementara empat unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian dengan progres pekerjaan yang telah mencapai sekitar 80 persen.
Romi menegaskan, program pembangunan Rumah Layak Huni merupakan program Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang dibiayai melalui APBD dan pelaksanaannya berada di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim), sehingga tidak menggunakan anggaran operasional kelurahan.
“Program pembangunan rumah layak huni merupakan program Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Jadi anggarannya bukan dari kelurahan, tetapi melalui Dinas Perkim,” jelasnya.
Ia menambahkan, delapan rumah penerima bantuan tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kelurahan Pondok Aren yang memiliki 88 Rukun Tetangga (RT) dan 13 Rukun Warga (RW). Penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sesuai kriteria yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim).
Sementara itu, anggaran yang dikelola pihak kelurahan lebih difokuskan untuk Belanja Operasional Pemerintahan (BOP) serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan masyarakat.
Selain menjalankan program bedah rumah, Kelurahan Pondok Aren juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sebanyak 1.000 titik biopori selama tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sekaligus mendukung upaya pengendalian genangan dan banjir di lingkungan permukiman.
“Untuk biopori, tahun 2026 kita anggarkan sebanyak 1.000 titik di Kelurahan Pondok Aren,” kata Romi.
Menurutnya, pembangunan biopori menjadi salah satu program prioritas yang dibiayai melalui anggaran kelurahan. Pelaksanaannya dilakukan pada sejumlah titik yang telah ditetapkan berdasarkan kebutuhan di masing-masing lingkungan.
Di samping pembangunan fisik, Pemerintah Kelurahan Pondok Aren juga rutin menggelar rapat koordinasi bersama unsur wilayah dan para pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan di tingkat kelurahan.
Melalui berbagai program yang dijalankan sepanjang 2026, Pemerintah Kelurahan Pondok Aren berharap kualitas permukiman semakin meningkat, kelembagaan masyarakat semakin kuat, serta tercipta lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan tertata bagi seluruh warga.
*Hadi*




