Indonesia Pimpin Pertemuan Ke-10 ASEAN Our Eyes Working Group di Yogyakarta

3 Menit Baca

Yogyakarta, katamedia.co.id – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Kepala Pusat Analisis Intelijen Pertahanan Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan (Pus Analisis Intelhan BIK Intelhan), Brigadir Jenderal TNI Efran Gunawan, secara resmi membuka dan memimpin Pertemuan Ke-10 ASEAN Our Eyes Working Group di Yogyakarta pada 9–12 Juni 2026. Forum yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi momentum penting bagi negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat ketahanan kolektif dalam menghadapi ancaman terorisme, radikalisme, dan ekstremisme.

Mengawali rangkaian pertemuan, delegasi Indonesia menyampaikan belasungkawa dan solidaritas kepada Pemerintah serta rakyat Filipina atas gempa bumi yang melanda wilayah selatan negara tersebut pada 8 Juni 2026. Brigjen TNI Efran Gunawan menegaskan bahwa Indonesia berdiri bersama keluarga besar ASEAN dalam mendukung upaya pemulihan dan rekonstruksi pascabencana.

Baca Juga :  Irjen Kemhan Hadiri Resepsi JMSDF JS IKAZUCHI, Pererat Persahabatan Dua Negara

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Efran menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan meskipun tren ancaman terorisme di kawasan menunjukkan penurunan. Menurutnya, dinamika konflik global saat ini berdampak pada rantai pasok energi dan jalur pelayaran internasional yang berpotensi memunculkan berbagai risiko keamanan, mulai dari ancaman terorisme, serangan siber, hingga krisis pengungsi.

Pertemuan ASEAN Our Eyes Working Group ke-10 juga membahas perkembangan situasi terorisme di kawasan serta upaya penyempurnaan mekanisme pertukaran informasi strategis antarnegara anggota. Selain itu, forum menghadirkan sejumlah pakar untuk berbagi pandangan mengenai tantangan keamanan kontemporer.

Baca Juga :  Pemprov Banten Segera Buka Seleksi Direksi Tiga BUMD, Profesional Terbaik Diajak Mendaftar

Dr. Noor Huda Ismail menyampaikan paparan bertajuk The Global Impact of Regional Terrorism, sementara Arindha Nityasari dari MCyberSecAnalysis membahas Evolving Dynamics of Radicalization and Terrorism: Digital Threats and Youth Vulnerability in the ASEAN Region. Kedua narasumber memberikan analisis mendalam mengenai perkembangan ancaman terorisme serta meningkatnya kerentanan generasi muda terhadap radikalisasi di era digital.

Menutup pertemuan, Brigjen TNI Efran Gunawan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh delegasi. Ia menegaskan bahwa dialog konstruktif yang terjalin selama forum berlangsung kembali menunjukkan pentingnya kerja sama di bawah kerangka ASEAN Our Eyes dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan.

Baca Juga :  Pemprov Banten Perkuat Program Sekolah Gratis, Sekda Temui Mahasiswa di KP3B

Indonesia, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan pertukaran informasi strategis serta memperkuat kolaborasi dengan negara-negara anggota ASEAN. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, kepercayaan yang kuat, dan solidaritas regional, ASEAN diyakini akan tetap menjadi kawasan yang damai, aman, stabil, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

(Biro Infohan Setjen Kemhan)

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini