TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie secara resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan Cibubur. Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan Parade dan Pentas Seni Pramuka Prasiaga di Lapangan Balai Kota Tangsel, Ciputat, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat pembinaan kepramukaan sejak usia dini melalui program Prasiaga, sekaligus sebagai upaya menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak sejak jenjang pendidikan taman kanak-kanak.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, pembentukan Pramuka Prasiaga merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Kepramukaan sekaligus bagian dari strategi membangun karakter dan jiwa kepemimpinan anak sejak usia prasekolah.
“Tahun ini Tangsel mulai merintis Prasiaga. Saat ini baru melibatkan beberapa TK Pembina yang aktif dan ke depan akan diperluas ke seluruh taman kanak-kanak di Kota Tangerang Selatan,” ujar Benyamin kepada awak media usai kegiatan.»
Menurut Benyamin, Gerakan Pramuka tidak hanya mengajarkan kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di Pramuka tidak ada sekat yang tinggi. Semua saling menyapa sebagai kakak dan adik. Nilai-nilai kebersamaan seperti inilah yang menjadi akar budaya Indonesia dan perlu ditanamkan sejak usia dini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga melepas sekitar 48 anggota kontingen Pramuka Kota Tangerang Selatan yang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur. Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan prestasi terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
“Kami berharap anak-anak dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, berprestasi, serta membawa pengalaman berharga yang nantinya bisa diterapkan di daerah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka untuk mengunjungi para peserta di Cibubur sebagai bentuk dukungan dan motivasi selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, H. Mukroni, SE., menegaskan bahwa pelaksanaan Prasiaga merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Kepramukaan yang berfokus pada pembentukan karakter anak sejak usia dini.
“Ini adalah amanah undang-undang. Kita mulai merintis kegiatan kepramukaan sejak usia dini, mulai dari PAUD dan TK. Pembentukan karakter harus dimulai sedini mungkin agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepemimpinan dan karakter yang kuat,” katanya.
Mukroni menjelaskan, Parade dan Pentas Seni Pramuka Prasiaga perdana di Kota Tangerang Selatan diikuti sekitar 976 peserta dari kurang lebih 30 TK Pembina.
“Hampir seribu anak mengikuti kegiatan ini. Antusiasme mereka sangat tinggi. Ini baru tahap awal dan ke depan akan kita kembangkan agar seluruh TK di Tangsel dapat terlibat,” jelasnya.»
Menurutnya, program Prasiaga mendapat apresiasi penuh dari Wali Kota Tangerang Selatan dan diproyeksikan menjadi salah satu model pembinaan kepramukaan usia dini yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
“Pak Wali Kota sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi proyek percontohan pembinaan Pramuka usia dini. Ke depan tentu akan melibatkan lebih banyak sekolah dan berbagai pihak,” ucap Mukroni.
Untuk kontingen Jambore Nasional XII, Mukroni memastikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka akan terus memberikan dukungan kepada seluruh peserta.
“Nanti kami bersama Pak Wali Kota berencana mengunjungi peserta di Cibubur untuk memberikan motivasi dan semangat agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” katanya.
Melalui pelaksanaan Prasiaga dan pemberangkatan kontingen ke Jambore Nasional XII, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Pramuka semakin diminati anak-anak sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Langkah tersebut juga menjadi komitmen daerah dalam menyiapkan generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
*Hadi*




