Atlet Tangsel Sedang Berlaga untuk Indonesia di Swedia, Justru Tak Diterima di SMA Negeri Jalur Prestasi

2 Menit Baca

Tangerang Selatan, Rabu 15/07/2026, katamedia.co.id – Di saat tengah berjuang membela Indonesia dalam ajang sepak bola internasional di Swedia, atlet muda asal Kota Tangerang Selatan, Bunga Sekar Anjani, justru menerima kabar tidak diterima di SMA Negeri melalui jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kondisi tersebut menuai perhatian dari Wakil Ketua PSSI Kota Tangerang Selatan, Muhamad Iyon, SH. Ia menyayangkan atlet yang sedang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional tidak memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri melalui jalur prestasi.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Peningkatan Jalan Lingkungan Tingkatkan Kehidupan Masyarakat

Menurut Iyon, Bunga merupakan atlet yang memiliki rekam jejak prestasi membanggakan. Selain aktif mengikuti berbagai kejuaraan, ia juga telah mengantongi sertifikat prestasi serta rekomendasi dari cabang olahraga dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai salah satu syarat dalam jalur prestasi.

“Sangat disayangkan ketika atlet yang sedang mengharumkan nama daerah bahkan Indonesia justru tidak mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah negeri melalui jalur prestasi,” ujar Iyon.

Ia menilai kejadian tersebut menjadi perhatian serius karena jalur prestasi seharusnya memberikan kesempatan bagi peserta didik yang telah menunjukkan kemampuan dan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk olahraga.

Baca Juga :  Kisah Sarbini, Buruh Harian yang Tak Lagi Waswas Soal Biaya Pendidikan Anak Berkat Program Sekolah Gratis

Selain itu, Iyon juga menyoroti keterbatasan daya tampung SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan yang dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP setiap tahunnya. Menurutnya, kondisi itu membuat sejumlah siswa berprestasi tetap tidak mendapatkan tempat di sekolah negeri meski telah membawa nama baik daerah hingga tingkat internasional.

Karena itu, ia berharap Dinas Pendidikan Provinsi Banten melakukan evaluasi terhadap mekanisme seleksi jalur prestasi agar lebih berpihak kepada siswa yang benar-benar memiliki prestasi dan telah mengharumkan nama daerah maupun Indonesia.

Baca Juga :  LKBH UIBA Gelar Buka Puasa Bersama Advokat, Paralegal dan Mahasiswa Hukum, Perkuat Sinergi Advokasi dan Pendidikan Hukum.

Ia juga berharap peristiwa yang dialami Bunga menjadi momentum untuk memperbaiki sistem penerimaan murid baru, sehingga atlet dan pelajar berprestasi mendapatkan apresiasi yang sejalan dengan dedikasi dan prestasi yang telah mereka torehkan.

Sumber: Tangsel TV

Bagikan Artikel Ini