Andra Soni Dukung Duta Bahasa Banten Lewat Program Krida TUTUR

4 Menit Baca

SERANG, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni menyatakan dukungannya terhadap program Krida TUTUR yang diinisiasi Duta Bahasa Banten sebagai upaya membangun budaya komunikasi yang positif sekaligus mencegah kekerasan verbal di lingkungan sekolah.

Dukungan tersebut disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari bersama Duta Bahasa Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (7/9/2026).

Pertemuan tersebut turut membahas persiapan Duta Bahasa Banten yang akan mengikuti Pemilihan Duta Bahasa Nasional di Jakarta pada 14–19 September 2026.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi Banten yang hari ini bersilaturahmi, sekaligus melaporkan agenda perhelatan Duta Bahasa tingkat nasional,” ungkap Gubernur Andra.

Dalam pertemuan itu, Duta Bahasa Banten memaparkan Krida TUTUR atau Tumbuhkan Ujaran Tertib, Unggul, dan Ramah. Program tersebut dirancang sebagai sarana edukasi bagi generasi muda, khususnya pelajar berusia 13 hingga 17 tahun, untuk mendorong penggunaan bahasa yang santun dan mencegah terjadinya kekerasan verbal.

Baca Juga :  Pastikan Keselamatan Pemudik, Kapolri Tekankan Kesehatan Sopir dan Kelaikan Bus

Andra Soni menyambut positif gagasan tersebut dan mendorong agar Krida TUTUR dapat diterapkan secara bertahap di sekolah-sekolah di Provinsi Banten. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan positif bagi para pelajar.

“Kami sangat mendukung. Saya telah menandatangani bentuk dukungan agar Krida TUTUR ini diimplementasikan di wilayah kita. Semoga ikhtiar bersama dalam menjaga budaya tutur ini bermanfaat bagi kemajuan Provinsi Banten,” tambahnya.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari mengatakan, pihaknya berharap Duta Bahasa Banten mampu meningkatkan capaian pada kompetisi tingkat nasional. Sebelumnya, perwakilan Banten berhasil menempati posisi empat besar nasional.

“Tahun lalu kita meraih peringkat keempat nasional. Semoga tahun ini prestasinya dapat meningkat,” ujar Devyanti.

Baca Juga :  Piodalan Pura Puseh Bongan Berlangsung Tertib, Polisi dan Pecalang Hadir Beri Rasa Aman

Ia menyebut Krida TUTUR menjadi salah satu program unggulan yang akan dibawa Duta Bahasa Banten dalam ajang nasional. Program tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga komunikasi dan menghindari kekerasan verbal.

“Kami berharap program ini bisa menjadi sarana edukasi yang efektif di kalangan generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Duta Bahasa Banten 2026 Christian Farold Purba menjelaskan bahwa Krida TUTUR lahir dari gagasan bersama 20 Duta Bahasa dalam satu angkatan. Mereka menilai persoalan kekerasan verbal menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian serius di kalangan generasi muda.

“Krida TUTUR lahir dari pemikiran kami selaku Duta Bahasa Provinsi Banten 2026. Kami sepakat bahwa permasalahan yang paling mendesak untuk diatasi saat ini adalah pelecehan verbal,” papar Christian.

Baca Juga :  KPK Hadirkan Drama Musikal “SIDIK”, Perkuat Kampanye Integritas di Dunia Pendidikan

Duta Bahasa Banten 2026 lainnya, Valerina Gresa Tening, menjelaskan bahwa Krida TUTUR dikembangkan melalui pendekatan fisik dan digital. Pengembangan tersebut dilakukan agar program tidak berhenti pada kegiatan edukasi semata, tetapi dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak pelajar.

“Awalnya kami membuat instrumen fisik. Namun, melihat pentingnya peran digitalisasi, kami mulai mengembangkan aplikasi untuk mendukung keberlanjutan program ini ke depan,” tutur Valerina.

Saat ini, pelaksanaan Krida TUTUR masih dalam tahap koordinasi bersama pihak sekolah dan Dinas Pendidikan. Sebagai tahap awal, program tersebut akan diterapkan di SMA Negeri 4 Serang melalui pembekalan bagi Duta Tutur sebelum dikembangkan ke sekolah lainnya.

“Duta Tutur yang terpilih di sekolah terdiri atas satu pasangan putra dan putri. Mereka akan mendapatkan pendampingan langsung dari Ikatan Duta Bahasa Provinsi Banten,” tutup Valerina.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini