Polda Banten Siaga Jelang May Day, Wagub Apresiasi Langkah Pengamanan

3 Menit Baca

Serang Banten – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi kesiapan Kepolisian Daerah (Polda) Banten dalam menghadapi pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati setiap 1 Mei. Hal itu disampaikan usai menghadiri Simulasi Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota) di Jalan Syech Nawawi Al-Bantani, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (20/4/2026).

Menurut Dimyati, simulasi yang digelar menunjukkan jajaran kepolisian telah siap menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan. Kesiapan tersebut terlihat dari tahapan pengamanan yang diperagakan, mulai dari Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, Penindakan Huru Hara (PHH), hingga penindakan kejahatan.

“Kalau kita lihat simulasi tadi, jajaran kepolisian sudah siap menangani kemungkinan hal-hal yang terjadi. Apresiasi kepada Polda Banten yang menyelenggarakan simulasi Sispamkota. Ini sangat penting,” ujar Dimyati.

Baca Juga :  Antisipasi Karhutla, Pemprov dan Polda Banten Perkuat Sinergi

Ia menilai, kesiapan personel, peralatan, serta dukungan anggaran telah dipersiapkan dengan baik sehingga proses pengamanan dapat berjalan profesional dan sesuai prosedur.

Selain itu, Dimyati juga mengapresiasi pendekatan persuasif yang selama ini dilakukan Polda Banten dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang interaktif dengan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Di bawah Pak Hengki, hal-hal yang terjadi di Provinsi Banten tidak krusial, semua bisa ditangani secara persuasif. Alhamdulillah aman,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi keamanan yang kondusif turut memberikan rasa aman bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan untuk masyarakat.

Baca Juga :  Wagub Dimyati Apresiasi Peluncuran Buku Informed Consent Karya Praktisi Hukum UPH

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan, latihan Sispamkota dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel, sarana prasarana, serta penerapan standar operasional prosedur dalam pengamanan kegiatan May Day maupun agenda masyarakat lainnya.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan May Day, baik bakti sosial, bakti kesehatan, kegiatan kemasyarakatan, maupun unjuk rasa, akan mendapat pengamanan maksimal.

“Yang paling utama standar operasional prosedur dan melatih kesabaran untuk tidak terprovokasi,” tegas Hengki.

Ia mengatakan, simulasi tersebut juga melatih tahapan pengamanan sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009, mulai dari situasi aman kondusif, adanya provokasi, hingga situasi anarkis.

Baca Juga :  <em>Bupati Serang Dorong Optimalisasi PTSL</em>, Sudah <em>Tercapai 18.818 Sertifikat</em>

Meski demikian, petugas tetap mengedepankan pelayanan, kesabaran, dan peran tim negosiator dalam menangani massa aksi. Tahapan pengamanan dilakukan mulai dari Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, PHH Brimob, hingga langkah terakhir sesuai ketentuan apabila situasi memanas.

Kapolda berharap, melalui pelatihan tersebut, jajaran Polda Banten semakin profesional dan selalu siap menjaga keamanan wilayah. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berita bohong atau informasi palsu. Untuk memastikan informasi, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110.

“Mari kita jaga Provinsi Banten dengan aman sehingga pemerintah daerah dapat membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini