Pemkot Tangsel Kerahkan Armada Baru, Pengangkutan Sampah Dilakukan Bertahap

3 Menit Baca

TANGERANG SELATAN –katamedia.co.id- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengintensifkan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah titik yang sempat mengalami penumpukan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan sampah tetap terkendali sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di seluruh wilayah kota.

Dalam upaya tersebut, Pemkot Tangsel memaksimalkan operasional 27 armada baru pengangkut sampah serta 54 unit amrol yang disebar di tujuh kecamatan. Armada tersebut difokuskan pada lokasi-lokasi yang menjadi simpul penumpukan, khususnya di kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menjelaskan bahwa pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas armada dan kesiapan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Baca Juga :  OUTLOOK Industri Tembakau Indonesia 2024", IISD Ungkap Situasi dari Hulu ke Hilir Industri Rokok

“Pengangkutan sampah kami lakukan secara bertahap dengan menyesuaikan daya angkut armada dan kondisi TPS. Yang terpenting, proses ini terus berjalan dan tidak berhenti sampai kondisi kembali normal,” ujar Asep, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, langkah tersebut berjalan seiring dengan penataan yang tengah dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Sejumlah pembenahan dilakukan, mulai dari pembangunan terasering untuk mencegah longsor ke anak Kali Cirompang, pemasangan beronjong di landfill 3, pembukaan akses jalan menuju landfill 4, hingga pembebasan lahan untuk pembangunan hanggar Material Recovery Facility (MRF).

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Tekan Stunting Lewat Pra-Musrenbang Tematik

Lebih lanjut, Asep menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel ke depan akan mengubah paradigma pengelolaan sampah dengan menitikberatkan penanganan sejak dari hulu. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah dari rumah tangga, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), serta optimalisasi peran Bank Sampah di tengah masyarakat.

Selain penanganan di hulu, pengelolaan sampah di hilir juga akan diarahkan pada pemanfaatan teknologi, salah satunya melalui rencana Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Santri Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan

Pemkot Tangsel juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung upaya pemerintah dengan mengelola dan memilah sampah sejak dari rumah. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan pengangkutan bertahap yang terus dilakukan, pembenahan TPA, serta penguatan sistem pengelolaan dari hulu hingga hilir, Pemkot Tangsel optimistis kondisi kebersihan kota akan segera pulih dan sistem pengelolaan sampah ke depan menjadi lebih tertata, modern, dan berkelanjutan. (Hadi)

Bagikan Artikel Ini