Pemkot Tangsel Siap Perangi Penyalahgunaan Narkoba

2 Menit Baca


Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen bersama lintas instansi dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah termuda di Provinsi Banten.

Melalu forum P4GN di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan tidak ada tempat untuk permasalahan narkoba di wilayah Tangsel.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan didukung oleh DPRD Tangsel berkomitmen kuat untuk penanganan permasalahan narkotika. Kami menyadari ancaman narkoba tidak menghancurkan individu, tetapi juga keluarga dan generasi bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Sambut Baik Pembangunan Turap Sisi Kali Ciputat oleh Pemkot Tangsel

Permasalahan tersebut kata Benyamin, perlu dilakukan langkah-langkah tepat dan nyata dalam mengatasi hal tersebut.

“Pemkot Tangsel terus berupaya mengoptimalkan sumber daya organisasi pemerintah daerah dan sumber daya manusia yang dimiliki untuk mendukung rencana aksi daerah P4GN,” kata Benyamin.

“Permasalahan narkoba adalah soal serius, perlu perhatian khusus. Makanya perlu kerja sama lintas sektor secara intensif. Melalui forum ini saya mengajak masyarakat, unsur pemerintah, keamanan, tokoh agama, akademisi, dunia usaha, komunitas hingga organisasi kepemudaan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kita perlu satu suara, satu langkah, satu tujuan menjadikan Tangsel bersih dari narkoba,” sambungnya.

Baca Juga :  HUT RI ke-81 di Tangsel, Benyamin Tegaskan Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur Perlu Terus Dibenahi

Bahkan secara spesifik, Benyamin memerintahkan semua organisasi perangkat daerah memiliki tugas dalam dukungannya memberantas narkoba.

Selain itu, Benyamin juga mendorong anggota Pramuka dan Paskibra untuk membantu mensosialisasikan bahaya narkoba di wilayah Tangerang Selatan.

Ditambah peran tokoh agama yang wajib memberikan nasihat dan ceramah-ceramah agama mengenai bahayanya narkoba.

“Dalam penyalahgunaan narkoba ini, mungkin kita perlu membuat edaran ceramah-ceramah agama yang berisi antara lain bahaya narkoba dari sisi perspektif agama,” katanya.

Benyamin meyakini permasalahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa diselesaikan sendiri. (***)

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Peringati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Bagikan Artikel Ini