TANGSEL, katamedia.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan influenza A. Warga yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan diminta menerapkan sejumlah langkah pencegahan agar tidak menularkan penyakit kepada orang di sekitarnya.
Kepala Dinkes Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan upaya mencegah penularan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, terutama menjaga kebersihan diri dan membatasi interaksi ketika sedang sakit.
Salah satu langkah yang dianjurkan adalah rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kebiasaan ini penting dilakukan setelah batuk atau bersin, membuang ingus, sebelum makan, maupun setelah menyentuh benda dan permukaan yang sering digunakan.
“Kalau sedang sakit, sebaiknya membatasi aktivitas dan kontak dekat dengan orang lain. Penggunaan masker juga menjadi langkah tambahan untuk mengurangi risiko penyebaran, terutama ketika harus berada di tempat umum,” ujar Allin dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Menurut Allin, masker sangat dianjurkan bagi masyarakat yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan namun masih harus melakukan aktivitas di luar rumah atau berinteraksi dengan orang lain.
Selain memakai masker, warga yang sedang sakit juga diminta mengurangi kontak dekat dengan kelompok yang rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit kronis. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan penularan kepada mereka yang berisiko mengalami komplikasi lebih serius.
Dinkes Tangsel juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi udara di dalam ruangan. Ventilasi perlu dijaga agar sirkulasi udara berjalan dengan baik dan pertukaran udara berlangsung secara optimal.
Selain menerapkan pencegahan sehari-hari, vaksinasi influenza dapat menjadi bagian dari upaya perlindungan, terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza.
“Vaksinasi merupakan salah satu cara utama untuk mengurangi risiko influenza dan komplikasinya. Vaksin influenza diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan dengan virus influenza yang beredar,” jelasnya.
Allin meminta masyarakat tidak menganggap ringan gejala infeksi saluran pernapasan. Warga yang mengalami demam dengan suhu 38 derajat Celsius atau lebih, disertai batuk, pilek dan/atau sakit tenggorokan, dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemeriksaan menjadi penting apabila gejala semakin berat atau penderita mempunyai faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan mengalami kondisi serius.
“Masyarakat, terutama kelompok berisiko tinggi, dianjurkan segera mendapatkan pemeriksaan apabila gejala semakin berat atau muncul tanda-tanda yang mengkhawatirkan,” katanya.
Menurut Dinkes Tangsel, pencegahan penularan influenza membutuhkan peran aktif masyarakat. Mengenali gejala sejak awal, membatasi aktivitas saat sakit, menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, memastikan sirkulasi udara yang baik, serta mengikuti vaksinasi menjadi beberapa langkah yang dapat dilakukan.
Dengan penerapan langkah-langkah tersebut, risiko penyebaran influenza A di lingkungan masyarakat diharapkan dapat ditekan.
“Kenali gejalanya, cegah penularannya, dan segera periksa apabila kondisi kesehatan membutuhkan penanganan,” ucap Allin.
***




