Kodam IX/Udayana Percepat Penanganan Gempa Flores, Bantuan Presiden Mulai Disalurkan

3 Menit Baca

MANGGARAI BARAT, katamedia.co.id – Penanganan dampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus diperkuat melalui koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan berbagai unsur terkait.

Percepatan penanganan menjadi perhatian utama agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi yang digelar di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026). Rapat yang diikuti unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah pusat itu dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Dalam rapat, Pangdam menyampaikan bahwa bantuan bencana dari Presiden RI Prabowo Subianto telah dikirim ke wilayah terdampak menggunakan pesawat Hercules A-1343. Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa.

Baca Juga :  BNPB Ungkap Dampak Gempa M 7,7 Nagekeo: Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

“Bantuan dari Presiden Republik Indonesia sudah kita dorong ke wilayah terdampak. Seluruh jajaran TNI juga terus kita siagakan untuk membantu masyarakat, terutama di daerah yang mengalami dampak cukup berat,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan, personel TNI akan terus bergerak bersama pemerintah daerah dan unsur terkait untuk mempercepat penanganan kondisi darurat, terutama di wilayah Mbay dan Maumere yang mengalami dampak cukup parah.

Sejumlah kebutuhan menjadi prioritas, mulai dari evakuasi masyarakat, distribusi bantuan dan logistik, pelayanan kesehatan, hingga pemulihan fasilitas umum dan infrastruktur vital yang terdampak gempa.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar : RKPD Provinsi Banten Tahun 2025 Fokuskan Pembangunan SDM dan Infrastruktur

Rapat koordinasi juga menyoroti percepatan pemulihan jaringan listrik dan komunikasi, ketersediaan BBM, distribusi logistik, akses jalan dan jembatan, serta pendataan masyarakat terdampak. Posko bantuan di Labuan Bajo dan Maumere turut diaktifkan untuk memperkuat koordinasi dan memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan kesiapsiagaan TNI merupakan bagian dari komitmen membantu masyarakat selama masa tanggap darurat.

“TNI bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait akan terus bergerak secara terpadu. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, percepatan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta membantu memulihkan kondisi wilayah terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” tegas Kapendam.

Baca Juga :  Kenali Penyebab Sinusitis, Makanan Apa Yang Menjadi Pantangannya

Ia menambahkan, penanganan bencana membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi lintas sektor. Karena itu, seluruh unsur diminta menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Melalui koordinasi lintas sektor yang semakin diperkuat, TNI dan pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat terdampak gempa di Flores memperoleh bantuan dan pelayanan secara optimal, sekaligus mempercepat pemulihan wilayah menuju kondisi yang aman dan normal pascabencana.

(Pendam IX/Udy)

Bagikan Artikel Ini